-->

Iklan

Temukan Kami DI Fb

Halaman

Kinerja Kades Bangun Purba Tengah Diduga Tidak Becus, 3 Bulan Dibangun Drainase Sudah Retak-Retak

Redaksi
Senin, 01 November 2021, November 01, 2021 WIB Last Updated 2021-11-02T11:07:22Z
iklan disini :





Deli Serdang, Indometro.id -
Bangunan drainase di Desa Bangun Purba Tengah Kec Bangun Purba Kab Deli Serdang diduga amburadul hingga membuat drainase/leningan tersebut sudah retak-retak dan tanda tanda akan hancur.

Dalam hal ini kinerja oknum Kepala Desa (Kades) Bangun Purba Tengah, HS diduga tidak becus dalam mengelola anggaran Dana Desa dan disinyalir hanya mencari untung besar.

Demikian disampaikan Togi Saragih selaku sosial kontrol saat dirinya melakukan investigasi dan meninjau sejumlah bangunan infrastruktur yang menggunakan Dana Desa di Deli Serdang.

Menurut Togi saat Ia memantau kondisi terakhir bangunan drainase di Desa Bangun Purba Tengah kondisinya sangat memprihatinkan padahal baru sekitar tiga bulanan drainase/leningan tersebut dibangun.

" Dibangun tahun ini 2021 kurang lebih 3 bulanan, diduga kuat bobrok alias amburadul sudah banyak tanda tanda mau hancur, bahkan sudah retak retak sana sini " ungkap Togi kepada media lainnya.

Togi yang merupakan salah satu wartawan dari Tabloid Mitra Polda Unit Polri menuturkan bahwa bangunan tersebut bersumber dari Dana Desa(DD) Tahun Anggaran 2021.



Ia mengaku heran melihat kondisi bangunan drainase yang bobrok itu.padahal pemerintah pusat telah menggelontorkan anggaran begitu besar ke setiap desa.

" Dan untuk Desa Bangun Purba Tengah ratusan juta setiap tahunnya di terima oleh HS, oknum Kades tersebut, namun kenapa lah bangunan leningan ini di bangun asal jadi ada apa di balik ini.apa tidak ada pengawasan dari pihak kecamatan atau pihak inspektorat " papar Togi.

Togi Saragih menduga aparat yang terkait tersebut ada main mata dengan pihak Kades.
"Ini jelas adanya kalau memang kinerja pihak pengawasan tegas,  ini bangunan leningan pasti bagus alias berkualitas " cetus Togi.

Lebih lanjut Togi mengatakan dalam waktu dekat ini Ia bersama salah satu warga di Desa tersebut akan melayangkan surat kepada Kejari Deli Serdang, Unit Tipikor Polres Deli Serdang bahkan kepada Bupati.

" Agar persoalan bangunan leningan yang bobrok ini diketahui, dan sudah jelas oknum kades tersebut merugikan uang negara hingga ratusan juta rupiah " katanya.

Togi juga menyebut Kejari sudah layak menangkap kades yang diduga kuat meraup keuntungan besar akibat bangunan leningan yang bobrok ini.

"Dan aneh nya lagi terkait dana COVID 19 tahun 2020 s/d 2021 diduga juga dikorupsi,  sebab tidak transparan terkait belanja alat pelindung diri (APD), termasuk penyemprotan disinfektan maupun wadah cuci tangan dan lain-lain, ini nanti akan kita surati juga Kejari" pungkas Togi mengakhiri.


(IY)
Beri Komentar Dong!

Tampilkan

Terkini

Nasional

+