Kemendikbudristek Mencairkan Kuota Internet PJJ Untuk 26 Juta Penerima

 


Jakarta, Indometro.id --

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali mencairkan bantuan kuota data internet untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) periode Oktober 2021 sejak Senin (11/10).
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, bantuan kuota itu akan disalurkan kepada 26,6 juta penerima guna menunjang kebutuhan sekolah.

"Bantuan kuota data internet kembali disalurkan di bulan Oktober ini kepada sejumlah 26,6 juta penerima untuk menunjang pembelajaran baik bagi yang sudah PTM terbatas, maupun yang masih PJJ," kata Nadiem, Selasa (12/9).

Nadiem menuturkan 26,6 juta penerima terdiri dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

"Kuota data disalurkan kepada nomor-nomor ponsel yang telah berhasil diverifikasi dan divalidasi sehingga dipastikan akan menerima bantuan," jelas Nadiem.

Nadiem berkata, bantuan kuota data internet itu merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi yang tercantum pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbudristek: https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

"Informasi tepercaya hanya dikeluarkan oleh portal atau media sosial resmi Kemendikbudristek," ujarnya.

Update Nomor Aktif
Terpisah, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) M. Hasan Chabibie mengingatkan agar kepala sekolah dan pimpinan perguruan tinggi dapat memutakhirkan data nomor ponsel peserta didik dan pendidik pada sistem data pokok pendidikan (Dapodik) dan pangkalan data pendidikan tinggi (PD Dikti).

Selain itu, kata Hasan, jangan lupa juga untuk mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) pada portal https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id untuk PAUD, pendidikan dasar dan menengah. Sementara untuk jenjang perguruan tinggi bisa diunggah di atau https://kuotadikti.kemdikbud.go.id.

"Agar semua peserta didik dan tenaga pendidik mendapatkan bantuan data kuota internet ini, kami harap kepala sekolah dan pimpinan pendidikan tinggi dapat memutakhirkan data," ucapnya.

Sebelumnya, pada September 2021, Kemendikbudristek telah menyalurkan bantuan data kuota internet kepada 24,4 juta pengguna.

Bantuan ini akan disalurkan secara bertahap setiap tanggal 11 sampai 15 pada bulan September, Oktober, dan November 2021. Masa berlaku kuota yakni 30 hari sejak kuota data diterima

Berita ini dilansir dari CNNIndonesia. 

Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama