Bupati Aceh Tengah, Tandatangani MOU Pengembangan Komoditas Hortikultura Orientasi Ekspor

Aceh Tengah, indometro.id -

Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar memenuhi undangan Minaqu Indonesia dalam acara Official Launching Minaqu e-Commerce dan Penandatanganan Kerjasama (MoU) Pengembangan Komoditas Hortikultura Orientasi Ekspor antara Minaqu Indonesia, Direktorat Jenderal Hortikultura dan sembilan kepala daerah bertempat di Hotel Braja Mustika & Convention Center, Bogor Jawa Barat, Kamis (28/10). 

Peluncuran Minaqu Indonesia dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H beserta sejumlah Pejabat Tinggi Kementerian Pertanian dan Direktur Utama Minaqu Indonesia, Ade Wardana Adinata serta 4 Kepala Daerah antara lain Gubernur Papua Barat yang diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura, Bupati Aceh Tengah, Walikota Solok dan Wakil Walikota Bogor. Sementara lima kepala daerah lainnya yakni Kota Tomohon, Kabupaten Gowa, Kabupaten Bandung Barat, Kota Padang Panjang dan Kabupaten Solok mengikuti secara virtual. 

Minaqu Indonesia merupakan perusahaan yang menghadirkan platform ekspor karya anak bangsa melalui www.minaquindonesia.com yang didedikasikan untuk mengakselerasi pertanian Indonesia melalui pengembangan e-commerce ekspor untuk membuka akses pasar global.

Ditemui usai acara, Shabela Abubakar menyambut baik penandatanganan kerjasama yang melibatkan Kabupaten Aceh Tengah sebagai satu wilayah yang dianggap tepat dalam pengembangan Komoditas Hortikultura Orientasi Ekspor. 

"Kita tentu saja merasa bangga bahwa Aceh Tengah dapat melakukan kerjasama yang sinergis dalam rangka pengembangan kawasan agroindustri hortikultura yang berdaya saing dan berkelanjutan serta berorientasi ekspor" ungkap Shabela. 

Menurutnya, ke depan pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian melalui Ditjen Hortikultura dan pihak-pihak terkait dalam pengembangan potensi komoditas hortikultura. 

"Dukungan akan terus kita berikan antara lain dengan menyediakan data dan informasi potensi komoditas hortikultura dan memfasilitasi pengembangan komoditas hortikultura sesuai dengan kewenangan kita, seperti pembinaan SDM dan kelembagaan serta penyediaan lahan dengan mengedepankan kemitraan" pungkasnya. 

Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama