Ticker

6/recent/Ticker-posts

Hanya Hitungan Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Ketua MUI di Labura

Hanya Hitungan Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Ketua MUI di Labura

 

Labura, Indometro.id -
Hanya hitungan jam aparat kepolisian berhasil membekuk pelaku pembunuhan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhan Batu Utara (Labura) pasca korban dibacok oleh pelaku sekitar pukul 18.00 wib.
Polisi mengamankan pelaku sekitar pukul 20.00 wib dengan sigap untuk menghindari amuk warga yang hampir tidak terbendung, Selasa (27/7/2021) di Kualuh Selatan, Labura Sumatera Utara.

Personel Polsek Kualuh Hulu, Polres Labuhan Batu berhasil meringkus pelaku pembunuhan terhadap Ketua MUI Labura, H. Aminurrasyid Aruan (50) warga Jalan Lingkungan IV Wonosari, Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Hulu, Labuhan Batu Utara.



Sebelumnya diketahui korban dibacok secara membabi buta oleh pelaku berinisial AD (35)  di Lingkungan II Panjang Bidang Kelurahan Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura di dekat sebuah parit kecil, peristiwa berdarah ini langsung viral dan menarik perhatian warga sekitar.

Suasana begitu geger saat warga mendengar bahwa korban pembacokan adalah Ustadz Aminurrasyid, warga sangat mengecam perlakuan pembunuhan sadis ini dan warga meminta agar aparat penegak hukum dapat memberi hukuman seberat beratnya kepada pelaku yang panggilannya A Dog (35) warga Panjang Bidang Kelurahan Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura.

Berdasarkan Informasi yang berhasil di himpun awak media, peristiwa pembunuhan sadis ini berawal saat korban tengah mengarit rumput untuk makanan hewan peliharaannya.
Namun ada juga yang mengatakan bahwa korban dibacok saat mengendarai sepeda motornya sewaktu pulang dari ladang/kebun.


Tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan secara membabi buta langsung membacok korban sehingga korban tersungkur bersimbah darah dengan kondisi kepala bagian atas terbelah dengan luka panjang 20 cm dan pergelangan tangan kanan terputus. 
"Korban sempat dilarikan ke RS Aek Kanopan" ujar warga.

Sementara itu pihak Polsek Kualuh Hulu belum memberikan keterangan apapun terkait tertangkapnya pelaku pembunuhan Ketua MUI ini.
"Pelaku langsung kita limpahkan ke Polres Labuhan Batu di Rantau Prapat. Hal ini kita lakukan untuk mengantisipasi amukan warga yang marah dengan perbuatan pelaku. Untuk informasi berikutnya kita tunggu keterangan resmi Kapolres Labuhan Batu" ujar salah seorang personil Polsek Kualuh Hulu.


Dari sejumlah keterangan dan informasi bahwa motif pelaku melakukan pembunuhan itu karena pelaku tidak terima saat korban memberi teguran kepadanya tentang buah sawit korban yang sering hilang di kebun korban.

Tidak terima dengan teguran itu, pelaku emosi dan langsung membacok Ketua MUI Labura sehingga korban meninggal dunia dan tangannya terputus.
Pihak kepolisian cepat mengambil tindakan saat mengamankan pelaku, terlihat ratusan warga ingin menghakimi pelaku bahkan ada yang berteriak  " Bakar " namun dengan kesigapan polisi akhirnya pelaku berhasil di naikkan ke mobil dan selanjutnya di bawa ke Polres Labuhan Batu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

(red)

Artikel Terkait