Reduce bounce ratesindo Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024, Sufmi Dasco : Wacana Boleh Boleh Saja - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024, Sufmi Dasco : Wacana Boleh Boleh Saja


Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024, Sufmi Dasco :  Wacana Boleh Boleh Saja



Jakarta, Indometro.id - Wacana duet tokoh politik Indonesia Mega - Prabowo menjadi topik hangat di kalangan politikus belakangan ini.

Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad buka suara soal wacana menduetkan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, seperti dikutip dari CNNIndonesia.com Kamis (10/6).


Menurutnya, Gerindra baru akan membahas pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung di Pilpres 2024 setelah 2023.
"Duet-duet itu bagi Gerindra baru akan bicara kepada tahapan-tahapan itu setelah 2023," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (9/6).

Pihaknya sebenarnya tidak masalah dengan berbagai wacana duet pasangan capres-cawapres yang beredar di tengah masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
"Ya kalau wacana boleh-boleh saja. Tapi ini jangan setiap kemudian persahabatan sudah lama kemudian dibuat penafsiran-penafsiran yang katakanlah yang nanti membuat suasana tidak kondusif," ujar dia yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua DPR RI tersebut.

Dasco menegaskan hal terpenting saat ini ialah terkait lonjakan kasus Covid-19. Menurutnya, semua pihak harus memikirkan jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut.
Sebagai informasi, Megawati-Prabowo merupakan duet pasangan capres-cawapres di Pilpres 2009. Kala itu, pasangan Megawati-Prabowo hanya mendapat 26,79 persen suara atau kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono yang meraup 60,8 persen suara.

Kini, duet itu kembali diwacanakan. Namun, pengamat politik dari Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, menilai menduetkan kembali Megawati dengan Prabowo pada Pilpres 2024 merupakan wacana yang tidak produktif bagi perkembangan demokrasi di Indonesia.
Kalau wacana boleh-boleh saja.
Bila direalisasikan, menurutnya, PDIP dan Gerindra sama saja tidak memberikan ruang kepada calon pemimpin muda untuk tampil di Pilpres 2024.

"Tapi yang pasti nama lama tidak sehat secara demokrasi karena tidak memberikan ruang baru bagi calon pemimpin muda," ucap Khoirul kepada CNNIndonesia.com, Selasa (8/6).

Sementara itu, politikus PDIP, Tjahjo Kumolo, mengaku tidak mau berandai-andai terkait pasangan capres-cawapres yang akan diusung oleh partainya di Pilpres 2024 mendatang, termasuk soal kemungkinan Megawati-Prabowo kembali berduet.

Ia pun meminta agar publik menunggu tanggal main PDIP memutuskan dan mengumumkan hal tersebut.
"Enggak bisa berandai-andai. Tunggu tanggal mainnya saja," kata Tjahjo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (8/6).

(CNNIndonesia.com)








Posting Komentar untuk "Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024, Sufmi Dasco : Wacana Boleh Boleh Saja"

Berita Terkini

UPDATE BERITA
Berita Terbaru LIVE
  • Memuat berita...
Berita Terkini UPDATE
  • Memuat berita...
Ads :

INDOMETRO MEDIA

Media promosi untuk bisnis, usaha, produk dan jasa Anda

SLOT IKLAN
📢
PASANG IKLAN DI SINI

Promosikan bisnis, produk atau jasa Anda melalui INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PROMO
📣
PASANG IKLAN DI SINI

Jadikan brand Anda lebih dikenal oleh pembaca INDOMETRO.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
BUSINESS
💼
PASANG IKLAN DI SINI

Pilihan promosi untuk UMKM, perusahaan dan pelaku usaha.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PREMIUM
🚀
PASANG IKLAN DI SINI

Tingkatkan visibilitas brand Anda bersama INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan