Ticker

6/recent/Ticker-posts

Gubernur Akmil Tinjau Satlat Macan di Simalungun

Gubernur Akmil Brigjen TNI Candra Wijaya saat meninjau Satuan Latihan (Satlat) Macan di Pematangraya, Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (8/4/2021).
(Foto | Penhumas Akmil/Narwan Eska)

Simalungun, indometro.id - Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Candra Wijaya beserta Danjen Akademi TNI Marsekal Madya TNI Tamsil Malik, S.E, pejabat Forkopimda Simalungun meninjau kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLI Tahun 2021. Tinjuan tersebut dilakukan ke Satuan Latihan (Satlat) Macan di Pematangraya, Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (8/4/2021).

Dalam kegiatan itu Gubernur Akademi Militer menyampaikan kegiatan Latsitarda mempunyai sasaran untuk memberikan bekal kepada Taruna Akademi TNI dan Akpol. Yaitu sebagai kader pimpinan TNI dan Polri dengan semangat integrasi dan kemanunggalan serta moralitas dalam menyongsong tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa yang akan datang. 

“Latsitarda Nusantara ini memiliki misi untuk meningkatkan wawasan Taruna dalam mengenal suatu daerah, meningkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan bela negara,” katanya.

Brigjen Candra menambahkan, latihan tersebut merupakan realisasi kurikulum Pendidikan Integratif Taruna/Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Tingkat Akhir, sebelum menyelesaikan tugas pendidikan di Akademi masing-masing. Latihan ini untuk memberikan pembekalan kepada para Taruna/Taruni sebagai kader pemimpin di masa depan, dengan menanamkan dan menumbuhkembangkan mentalitas kejuangan, cinta tanah air serta jiwa semangat integrasi. Sebagai upaya membangun soliditas TNI-Polri, sekaligus untuk memupuk sinergitas kemanunggalan bersama TNI dan Polri dengan komponen masyarakat di daerah setempat. 

Latihan pada tahun ini dilaksanakan di wilayah Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Binjai/Langkat, Kota Medan, Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Deli Serdang serta Kota Tebing Tinggi. 

"Para Taruna/Taruni dapat mengenal adat-istiadat serta menjunjung tinggi kearifan lokal setempat, sebagai wujud rasa cinta tanah air berikut keberagaman budaya,” tandas Gubernur Akmil Brigjen Candra Wijaya. (Narwan Eska)

Artikel Terkait