Ticker

6/recent/Ticker-posts

AM-GAM Minta Pengkajian Ulang Pembangunan Bendungan Tungel


GayoLues (28/04/2021) Acara buka bersama yang di gelar dirumah tinggal ketua AM-GAM GayoLues Jakaria/Jackgayo, di hadiri ketua Persatuan Jurnalis GayoLues (PJGL) Bustanudin.SE beserta jajarannya dan juga di hadiri Ketua Aliansi Pers LSM dan Ormas (APLO) Gayo Lues Malik Lingga juga didampingi bebarapa anggotanya,selasa (27/04/21)

Susana buka bersama sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar dua organisasi yang dimotori oleh AM- GAM begitu akrab antar sesama organisasi, dan perbincangan perbincangan begitu cair, terlihat ada sisi kerinduan khususnya diantara dua organisasi yaitu PJGL yang menaungi khusus para jurnalis dan Aplo yang merangkul Jurnalis, LSM sekaligus Ormas.

Saya merasa terharu ucap Jackgayo, melihat kekompakan antara PJGL dan APLO, kita berharap agar kekompakan ini dapat terus terjaga.

Begini kata Jack mengalihkan tema pembicaraan, tentang rencana pembangunan Bendungan didesa Tungel kecamatan Rikit Gaib oleh BPBD yang menelan biaya mencapai 23 milyar , sebenarnya Aliansi Mantan Gerakan Aceh Merdeka ( AMGAM) wilayah Gayo Lues yang saya pimpin bukan tidak mendukung, tetapi kami melihat urgensinya, apabila tujuannya untuk mengairi persawahan, sangat tidak rasional dengan besaran anggaran apabila kita bandingkan dengan luas lahan dikecamatan dimana bendungan itu dibangun.

Sebenarnya AM-GAM , tidak akan mengkritisi pembangunan tersebut apabila jelas outputnya, apa yang akan dihasilkan dari pembangunan Mega proyek tersebut dan sekaligus apa yang menjadi sasarannya, apakah BPBD akan menjadikan Kecamatan Rikit gaib menjadi lumbung pangan untuk GayoLues , atau setelah bendungan, kelanjutannya akan membangun pembangkit listrik tenaga air di bendungan tersebut.

Sebenarnya tambah Jack, kita berharap pihak BPBD mampu memaparkan Terget jangka pendek dan jangka panjangnya dari pembangunan yang signifikan ini . 
seharusnya alasan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk pembangunan tersebut selain untuk menggairi persawahan kan lebih bijak seandainya pembangunan tersebut beralasan untuk mengantisipasi bencana banjir pada suatu saat nanti apabila intensitas curah hujan tinggi , daripada alasan menjadi daerah wisata baru, sementara tugas pokok dan fungsi BPBD sama sekali tidak berhubungan dengan membangun daerah wisata .

 BPBD seharusnya mampu memberi argumentasi yang argumentatif tentang proyek itu, tetapi bila alasan masih pada wilayah wisata baru, AM-GAM meminta agar kegiatan tersebut layak untuk dikaji ulang secara mendalam.                 
Tetapi apabila proyek bertujuan semata-mata demi kemaslahatan seluruh masyarakat , kita wajar memberi apresiasi atas kelihaian BPBD menggiring anggaran sebesar 23 milyar tersebut ke GayoLues.

Saya tau ucap Jack, kritisi AM-GAM tidak terlalu berpengaruh apalagi mampu merubah kebijakan, tetapi setidaknya kita ikut mengingatkan agar Pemerintah daerah lebih fokus pada program program membangkitkan ekonomi masyarakat yang sekarang terpuruk akibat imbas bencana global yaitu cobid-19, sehingga senyum bahagia adalah milik seluruh masyarakat Gayo Lues bukan hanya milik sekelompok orang saja kata Jack Gayo sedikit puitis.s

Artikel Terkait