Ticker

6/recent/Ticker-posts

Lapas Narkotika Gelar Razia Malam

Lapas Narkotika Gelar Razia Malam


Pangkalpinang, indometro.id - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Pangkalpinang, gelar razia, Rabu, (3/2/2021) pukul 21.00 WIB.

Dari hasil razia malam ini, ditemukan barang berupa, korek api, pisau cukur, botol parfum, sikat gigi, potongan sikat gigi, kaca, benang, tali, kaca mata, penggaris besi, sendok makan, gunting dan uang.

“Alhamdulillah malam ini kita mengadakan kegiatan razia yang memang menjadi agenda kegiatan turunan dari Instruksi Kalapas Narkotika Pangkalpinang,” jelas Yudi Suseno,Bc.IP,S.Pd,M.Si. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kumham Babel saat jumpa pers beberapa waktu setelah razia.

“Barang yang kita lihat ini saja, tetapi inipun sangat berpotensi gangguan keamanan. Salah satu fungsi razia adalah, melakukan deteksi dini. Kita temukan banyak sekali sikat gigi yang kemungkinan potensi gangguan keamanan sangat besar sekali. Apalagi sikat gigi ini dipotong menjadi cuping dan bisa dijadikan senjata,” jelas Yudi.

Ini juga dari segi kesehatan, kalau dipakai bersama-sama (sambil menunjukkan alat cukur rambut), di dalam itu yang pakai bukan satu orang jadi sangat mungkin terjadinya penularan penyakit. 

Akan terjadi penyakit rentan seperti, HIV Aids, Hepatitis, TB, ini ada tali, ada gunting, ada sendok, yang sangat mungkin digunakan untuk kegiatan yang bukan hanya kebutuhan dasar hidupnya.”Tapi bisa jadi digunakan, untuk hal-hal yang dapat terjadinya gangguan keamanan,” tukas Yudi.

Ini juga ada uang yang memang sebetulnya uang ini akumulasi dari beberapa blog jadi digabung ini terkumpul ada kurang lebih sekitar Rp.7 juta.

”Kita tidak henti-hentinya melakukan himbauan, tindakan, melakukan pengawasan, baik pengawasan sebelum masuk, namun demikian yang namanya manusia tetap saja masih ada celah-celah melakukan seperti uang. 

Mungkin juga jumlahnya tidak signifikan kita tidak akan mungkin dirazia dan kita masih memaklumi. Kunjungan sementara selama pandemi ini tidak ada kunjungan langsung kontak jadi secara virtual,” tutur Yudi menjelaskan.

Mungkin keluarganya, jauh-jauh hanya menitipkan uang saja. Apa yang kita dapatkan malam ini bisa menjadi semangat semakin menimalisir gangguan keamanan, menimalisir masuknya barang-barang terlarang, barang terlarangnya bisa gangguuan keamanan dan bisa juga karena hal yang lain seperti Narkoba.

”Kita berharap, kegiatan ini, menjadi efek kejut dan memang menjadi agenda kita. Lapas Narkotika bukan tidak melakukan tapi rutin melakukan razia ini. Razia malam ini kita lakukan memang inisiasi yang menjadi target kerjanya di Divisi Kemasyarakatan Kantor Wilayah. 

Jadi kita bergabung bersama-sama KAUPT lain di Pangkalpinang. Karena kalau kita berharap dari Lapas Narkotika saja mungkin kemampuannya terbatas.

Jadi kalau kamar sebelah digeledah kamar yang satunya sudah beres-beres. Karena memang petugasnya kurang atau tidak memadai,” paparnya.

“Dengan kita meningkatkan volume razia, semakin menimalisir barang-barang yang akan masuk atau yang masukpun akan dikeluarkan,” tutup Yudi. 

(ID)

Artikel Terkait