-->

Iklan

Temukan Kami DI Fb

Halaman

Korban Banjir Minta Beras, Petugas Dinsos Malah Asik Karokean, Ini Kata Dinas

Andreas P
Rabu, 10 Februari 2021, Februari 10, 2021 WIB Last Updated 2021-02-11T08:58:48Z
iklan disini :



Sosok oknum petugas yang sedang berkaroke


Pekalongan, indometro.id - Sebuah unggahan foto berikut curhatan akun Mamase Eko di grup Facebook Pekalongan Info menjadi viral.

Eko, pemilik akun tersebut menceritakan sulitnya meminta bantuan beras di Kantor Dinas Sosial Kota Pekalongan dengan alasan surat tidak lengkap. Bahkan, saat meminta beras, Eko bercerita mendapati sejumlah orang yang malah asyik berkaraoke. Padahal warga sudah menembus banjir ke Kantor Dinas Sosial.


Hingga Rabu (10/2/2021) pukul 19.00 WIB postingan itu telah mendapat 7722 komentar dan dibagikan sebanyak 1.289 kali.


Berikut ini isi postingannya yang berjudul 'Kapok ke Dinsos Pekalongan' :


"Hari Minggu malam kami datang ke dinsos dg Pak RT dan Pak RW menerjang banjir menggunakan Tossa untuk meminta bantuan bagi warga di 4 RT di Krapyak, sampe di sana dibilangin bahw astok habis, terus kami bilang bahwa sepertinya di dalam masih ada sisa 5 karung beras (padahla kita menduga saja) tiba2 oknum petugas gelagapan dan akhirnya menemui rekannya, lalu rekannya datang dengan alasan yang beda, dia minta surat2 yang sudah kami bawa.


dan lalu kasih alasan bahwa surat2 tersebut tidak lengkap karena tidak ada cap dari kelurahan, kami nego..gimana kalau misal hari ini juga kami minta cap kelurahan apakah bantuan bisa cair..kurang lebih dia memastikan bisa..kemudian kami nego gimana kalau berasnya kami bawa sekalian sama petugas untuk mengambil bersama2 surat yang di cap kelurahan..beliau bilang tidak bisa..padahal untuk sampai dinsos kami menerjang banjir yang cukup dalam, yang lebih bikin kami emosi..yang di dalam banyak oknum yang santai-santai sambil karaoke..stlh debat cukup keras akhirnya kami dikasih 25kg..untuk 4 RT..paginya kami diminta datang dan membawa surat2 dari kelurahan..harapannya 3 RT yang belum kebagian bisa dapat..dan.....hanya dapat 25 kg...yowes lah..."


Plt. Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Pekalongan Budiyanto menjelaskan bahwa apa yang disampaikan oleh akun Mamase Eko dalam Facebook tersebut tidak seluruhnya benar.


Budiyanto menjelaskan, pada Minggu (7/2/2021), tepatnya pada pukul 21.15 WIB, datang 5 orang warga Kelurahan Krapyak, Kota Pekalongan, yang salah satunya adalah Ketua RT dan Ketua RW setempat, dengan tujuan untuk meminta bantuan logistik bagi korban banjir di 4 RT Kelurahan Krapyak.


Namun, ketersediaan bantuan untuk penyaluran bantuan bencana banjir pada saat itu memang sangat terbatas dan menipis bahkan relatif kosong.


Pada saat itu, katanya, sudah diserahkan beras sebanyak 25 kilogram, 2 dus mie instan, dan 3 liter minyak goreng. Setelah logistik yang dipesan melalui dana tak terduga datang, Dinsos-P2KB selaku penanggung jawab langsung memenuhi kebutuhan bantuan sebagaimana yang diminta.


"Jadi, terkait dengan keadaan tersebut, kami mohon untuk bisa dimaklumi, karena tidak semua permintaan bisa diakomodir segera mungkin karena memang ini semua harus di-manage dengan baik termasuk harus memperhatikan unsur pengendalian dan pertanggung jawabannya,” ungkap Budiyanto.

Terkait dengan salah satu petugas yang saat itu kedapatan sedang karaoke, Budiyanto memakluminya karena secara manusiawi mereka butuh refreshing setelah seharian penuh menerjang banjir ke berbagai wilayah di Kota Pekalongan untuk mendistribusikan bantuan dan logistik lainnya.


"Hal itu semata-mata untuk menghibur diri dan melepas kepenatan. Namun demikian, kalaulah perilaku tersebut dianggap kurang elok, akan kami adakan pembinaan dan tentu itu akan menjadi perhatian utama kami untuk perbaikan ke depannya,” ucap Budiyanto.


(Andreas)

Beri Komentar Dong!

Tampilkan

Terkini

Nasional

+