Ticker

6/recent/Ticker-posts

Kementerian Koperasi dan UKM Bersama Ketua Umum UKM-IKM Nusantara Resmikan Expo UKM-IKM Nusantara Maluku Utara

Kementerian Koperasi dan UKM Bersama Ketua Umum UKM-IKM Nusantara Resmikan Expo UKM-IKM Nusantara Maluku Utara



TERNATE, indometro.id - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Ketua Umum UKM-IKM Nusantara resmi Bukah Expo UKM-IKM Nusantara Maluku Utara bertempat di Ball Room Sahid Bela Hotel, Kelurahan Jati, Kota Ternate Selatan Sabtu, (6/2/2021).


Ketua Wilayah UKM Malut, Nurlela Syarif mengatakan, dengan tujuan kegiatan ini  untuk bangkitkan kembali semangat pelaku UKM-IKM Malut, yang terpuruk dalam kondisi pandemi Covid-19. 


"Kami UKM Nusantara Maluku Utara, saat itu dalam kondisi krisis untuk menggerakkan UKM, yang tadi nya di katakan sempat dalam kondisi depresif, karena produk mereka sudah di produksi dan tidak bisa lagi terjual, dari semua sektor pun mati, termasuk juga dengan pelaku UKM-nya," Ungkap Nurlela didampingi Ketua Umum UKM-IKM Nusantara Hj. Chandra Manggih Rahayu.


Dari situ lah, kata Nurlela, di posisi itu pihaknya sudah mulai merasakan apa yang UKM merasakan," jadi alhamdulillah sampai saat ini dengan dukungan Ketua Umum UKM-IKM  kita bisa melaksanakan EXPO UKM-IKM Nusantara, tujuannya adalah membangkitkan semangat mereka (pelaku usaha), yang tadinya terburuk di dalam suasana Pandemi Covid-19," ujarnya. 


Tambanya, Alhamdulillah ada 100 pelaku usaha yang sangat antusias, yakni dari Morotai, Tidore, Bacan, dan Ternate yang seluruh produknya mereka hadirkan saat ini, dan semua itu di mulai dari kalangan anak muda, dan produk disabilitas," jelasnya. 


"Merasa bersyukur dengan respon yang sangat luar biasa, dari Kementerian Koperasi dan UKM, dan wakil gubernur, dan kata Dia, hal itu pun dari menteri juga sempat memberikan sambutan melalui Zoom Meeting, biarpun tidak hadir secara langsung, hingga pihak Kementerian pun memberikan apreasi acaranya. 


"Dengan begitu, beliau pun berharap dengan bersama bergenggaman tangan dan berkolaborasi, baru kita bisa  menyelesaikan sejumlah persoalan ini," ucap Nurlela, di kutip ucapan Kementerian Koperasi dan UKM. 


Menurutnya, hal itu adalah substansi dari konsep acara yang di gelar, di mulai dari relasi pelaku usaha, yang itu hanya dapat di bantu dari mereka (kementerian), "Dan alhamdulillah semuanya tergerak, karena memang kita berawal dari niat yang benar-benar ingin selesaikan problem dan solusi untuk mereka UKM," tandasnya.  


Di katakan, sementara yang daftar dari pelaku usaha sebanyak 100 orang, tetapi sampai dengan semalam, data dari panitia terdaftar 130 orang pelaku usaha. 


"Itu dari Bacan dengan produk Kamplang, dari Morotai dengan produk Air Dodola, dari tidore dengan produk tenun, Ice krim, minuman dari sofifi, dan macam-macam, dan yang ikut semua anak muda dan disabilitas pelaku usaha," sebutnya. 


Untuk dari BPJS Ketenagakerjaan melalui  program ini dapat memberdayakan 850 pelaku usaha di Maluku Utara,yang sebelumnya 700 orang pelaku usaha, tetapi pihaknya,  tambahkan dengan pelaku yuhana fisi, dan mengkaver Expo pelaku usaha di maluku utara, yang di jamin 3 bulan gratis kreni nya. Tambanya 


Sementara, Ketua Umum UKM- IKM, Hj. Chandra Manggih Rahayu, menyampaikan untuk visi misi UKM-IKM Nusantara adalah salah satunya, pemasaran, permodalan, dan untuk brending. Saat ini kata Ketum, Kota Ternate dan khusus nya maluku utara dalam program permodalan, bisa menjadikan  solusi dari KUR, yang itu menjadi kebijakan dari Kementerian Koperasi, dan Pertamina. 


"Saat ini pemerintah khususnya BUMN ada program dari pertamina dengan bunga 3% pertahun, yang berikut saat ini KUR BUMN itu akan ada semuanya dari kementerian Koperasi yang di bijaki dari presiden Jokowi Widodo, sebesar 2,4 Juta, dan berikut biasanya kementerian koperasi mempunyai program perijinan gratis," jelasnya. 


Lanjut Chandra, yang terpenting seharusnya di ketahui apa wirausaha pemula, sementara wirausaha pemula adalah program khusus kementerian koperasi, di mana di lakukan pelatihan selama 3 hari, dan apa bila lolos akan mendapatkan 12 Juta, jikalau memang Jurnik nya tidak berubah di tahun 2021, sementara kata Chandra, sudah di buka, dari beberapa program kementerian koperasi, dan itu banyak hal. 


"Kebetulan UKM Nusantara ada MOU tiga kementerian, yaitu, kementerian desa tertinggal, kementerian perindustrian, dan kementerian sosial," sebutnya. 


Untuk Program kementerian perindustrian salah satunya apa bila ada balai untuk lakukan pelatihan akan Casback 30%, dan untuk program desa tertinggal banyak sekali prosolusi untuk semua, seperti perbaikan tempat ibadah, jalan, dan tempat pendidikan, sedangkan program kementerian sosial banyak sekali seperti KUB, PKH, dan lain-lain," tutupnya.


(Sr)

Artikel Terkait