Ticker

6/recent/Ticker-posts

Apa Yang Pantas Kita Sombongkan



Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.
Jangan pernah lupakan bahwa tubuh yang indah, wajah yang cantik, dan semua yang ada dalam tubuh kita itu diciptakan dari saripati yang berasal dari tanah. Ya, tanah yang setiap hari kita injak-injak. Alangkah tidak pantasnya kita untuk menyombongkan diri.
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.  Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. ” (QS Al-Mu’minun: 12-14)

Dan jangan pernah lupakan kita juga akan kembali ke tanah
Diciptakan dari saripati yang berasal dari tanah, selama hidup kita selalu membawa kotoran kemana-mana, setelah mati juga akan dikubur di tanah, terus yang perlu disombongkan apa? Harta yang banyak kah? Gunakan di jalan Allah, karena itu gak akan dibawah mati. Mobil mewah kah? Pakaian bagus kah? Perhiasan mewah kah? Semuanya gak akan dibawa mati, setelah mati kita hanya dibalut kain kapan, dan keranda mayatlah yang akan membawa kita ke tempat kita dikuburkan. Jadi jika muncul sifat sombong, ingatlah bahwa kita berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah. “Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain.” (QS Thaha: 55)
Mari hilangkan kesombongan dari diri kita, perbanyaklah berbuat baik karena perbuatan baik yang kita lakukan akan kembali kepada diri kita. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri.

Terakhir, apa yang pantas kita sombongkan?. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.
Jangan pernah lupakan bahwa tubuh yang indah, wajah yang cantik, dan semua yang ada dalam tubuh kita itu diciptakan dari saripati yang berasal dari tanah. Ya, tanah yang setiap hari kita injak-injak. Alangkah tidak pantasnya kita untuk menyombongkan diri.
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.  Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. ” (QS Al-Mu’minun: 12-14)

Dan jangan pernah lupakan kita juga akan kembali ke tanah
Diciptakan dari saripati yang berasal dari tanah, selama hidup kita selalu membawa kotoran kemana-mana, setelah mati juga akan dikubur di tanah, terus yang perlu disombongkan apa? Harta yang banyak kah? Gunakan di jalan Allah, karena itu gak akan dibawah mati. Mobil mewah kah? Pakaian bagus kah? Perhiasan mewah kah? Semuanya gak akan dibawa mati, setelah mati kita hanya dibalut kain kapan, dan keranda mayatlah yang akan membawa kita ke tempat kita dikuburkan. Jadi jika muncul sifat sombong, ingatlah bahwa kita berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah. “Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain.” (QS Thaha: 55)
Mari hilangkan kesombongan dari diri kita, perbanyaklah berbuat baik karena perbuatan baik yang kita lakukan akan kembali kepada diri kita. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri.

Terakhir, apa yang pantas kita sombongkan?

Artikel Terkait