Ticker

6/recent/Ticker-posts

Oknum Yang Mengaku-ngaku Wartawan Media Brantas Telah Mengintimidasi Wartawan Lain


Oknum Yang Mengaku-ngaku Wartawan Media Brantas Telah Mengintimidasi Wartawan Lain



Medan, indometro.id - Menjamurnya perjudian tembak ikan di medan yang mencoreng dan menghina wartawan yang meresahkan sebagian wartawan,Jum,at 22/01/2020

Seperti yang dikeluhkan salah satu wartawan yang tidak mau namanya disebutkan, dirinya mengatakan sangat heran kepada aparat penegak hukum di wilayah kecamatan medan labuhan, karena sudah tahu begitu gencarnya pemerintah pusat bekerja memutuskan pandemi covid – 19, namun di kota medan khususnya di jl yos sudarso km 14,3 tanjung mulia kecamatan medan labuhan.

“Hampir di setiap lingkungan yang ada di wilayah medan labuhan,  judi ketangkasan tembak ikan yang diherankan kenapa tidak ada tindakan dari pihak penegak hukum dan seolah-olah membuat opini masyarakat jika perjudian itu sudah di lindungi,” ujarnya

dilihat dengan maraknya judi tembak ikan ini, physical distancing pun di abaikan. Jangan merasa kebal dengan corona, jika sudah terjangkit dan menular ke keluarganya baru terasa akibatnya.

“Pemerintah pusat maupun daerah saat ini sedang gencar-gencarnya melawan virus corona, masyarakatpun di anjurkan menjaga jarak dan selalu menggunakan masker. Namun apa yang terjadi di Kecamatan medan labuhan ini beda ceritanya,para kaum pria pria berkumpul dan berkerumun ditempat perjudian baik itu judi mesin judi ikan.

Ia menambahkan “Aparat kepolisian juga terkesan membiarkan hal ini. Padahal ini merupakan kewenangan mereka untuk menjaga kamtibmas. Dan kita berharap kepada kepolisian beserta jajaran agar segera memberantas perjudian di medan baik itu judi mesin jackpot maupun judi tembak ikan- karena ini sangat meresahkan dan merugikan masyarakat,ungkap salah seorang masyarakat sekitar.

Apabila jajaran dari polsek medan labuhan tidak mampu memberantasnya maka, sebagai masyarakat yang taat aturan, maka masyarakat dan seluruh elemen juga meminta kepada Kapolda Sumatera Utara agar segera menutup perjudian tersebut.

“Kapolda Sumut harus turun tangan menegur Kapolsek dan jajarannya, kenapa aksi perjudian yang mengabaikan larangan membuat kerumunan massa masih bisa berjalan hingga saat ini,” tegasnya.

"Sebagaimana kita tahu Hampir di semua wilayah kota medan khususnya di jalan yos sudarso tanjung mulia km 14,3 medan pasti ada judi tembak ikan,Mana kinerja pak polisi kita, jangan hanya diam dan tutup mata seolah tidak mendengar adanya perjudian apalagi yang jaga yang mengaku ngaku wartawan dari media brantas ,” dengan lantang nya mengatakan kepada wartawan  lain yang ingin mencari informasi,siapa pemilik mesin judi ini.


Tetapi purnomo mengatakan ini bukan wilayah tugas anda,sambil menunjuk kan id card pers yang disebut nya dari media brantas.

Untuk itu kita berharap akan kinerja pihak kepolisian agar secepatnya bisa memberantas semua bentuk perjudian di Wilayah Hukum Polda sumatera utara

Disaat wartawan menemukan salah satu tempat lokasi perjudian adu ketangkasan tembak ikan dan mesin jackpot bertanya kepada penjaga tempat perjudian yang mengaku ngaku sebagai redaktur media brantas sebut saja" purnomo" seakan akan sang penjaga kebal hukum serta mencoreng nama baik wartawan dan media.

Lokasi tersebut terletak dikawasan jl yos sudarso km 14,3 tanjung mulia kecamatan medan labuhan.

Sungguh miris seorang yang mengaku wartawan telah mencoreng nama baik wartawan dan media,serta menghalangi tugas wartawan yang lain. Disebut kan lagi"purnomo" ini bukan wilayah tugas anda "paham!!.
 Saya pun wartawan," saya redaktur media brantas".ujarnya mengakhiri.


Laporan||Editor: DD

Artikel Terkait