Ticker

6/recent/Ticker-posts

3 Jenis Mimpi Dalam Islam Dan Cara Membedakannya.

3 JENIS MIMPI & CARA MEMBEDAKANNYA.



Pada pembahasan yang lalu telah di terangkan bahwa mimpi adalah bagian dari iman, berdasarkan "surah Yunus : 64" menerangkan bahwa "ada berita gembira di dalam kehidupan dunia" kemudian dari tafsiran nabi muhammad saw yang ada di dalam hadits musnad ahmad bahwa "berita gembira di dalam kehidupan dunia adalah mimpi."

Dengan hal itu umat Islam wajib beriman kepada mimpi, karena akan bermanfaat dalam keimanan dan dampak di dalam kehidupan nyata.

Sehingga isi pesan di dalam mimpi perlu di perhatikan untuk mengambil manfaatnya yang bisa di terapkan dalam akidah dan kehidupan nyata.

Namun tidak semua mimpi dapat di manfaatkan karena mimpi terbagi 3 macam.

📌 HADITS TENTANG 3 JENIS MIMPI.

Riwayat dari abu Hurairah Radhiyallahu, Rasulullah Saw bersabda :

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَهُ فَإِنْ رَأَى

Mimpi itu ada tiga macam: (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syetan. (3) dan mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan, atau khayal seseorang.
[Shahih Muslim : 4200]
-------------

Karena mimpi terbagi-bagi jenisnya, artinya ada mimpi yang Haq dan yang bathil, adapun mimpi yang Haq adalah dari Allah swt dan mimpi yang bathil adalah dari setan dan khayalnya seseorang.

Dengan hal ini umat Islam harus membedakan jenis mimpinya, dengan cara meneliti isi pesan di dalam mimpinya agar tidak tertipu oleh permainan setan dan khayalannya sendiri.

📌 CARA MEMBEDAKAN JENIS MIMPI.

Ada penjelasan dari ulama Ibnul Qayyim rahimahullahu, memberikan cara dalam membedakan mimpi yang Haq dan bathil :

"Dan mimpi para Nabi adalah wahyu, karena mimpi mereka terjaga dari syetan; dan ini sudah menjadi kesepakatan umat (Islam); oleh karena itu Al-Khalil (Nabi Ibrahim 'alaihissalaam) mau menyembelih putranya Ismail 'alaihissalaam hanya karena mimpi. Adapun mimpi selain mereka maka harus dicocokkan dengan wahyu yang jelas; kalau cocok (maka diterima), kalau tidak maka tidak boleh diamalkan"
(Madaarijussalikin 1/51)
----------------
Adapun maksud dari penjelasan ulama Ibnul Qayyim rahimahullahu bahwa "mimpi seseorang harus di cocokkan dengan Wahyu yang jelas " adalah mimpi itu harus di sesuaikan dengan Al Qur'an dan hadits.

Karena al quran dan hadits dapat menimbang kebenaran mimpi tersebut kepada kaitan agama dan kenyataan hidup.

📌 CONTOH MIMPI HAQ DAN BATHIL

1. KAITAN MIMPI DENGAN AGAMA.

Jika seseorang bermimpi yang mendapatkan anjuran untuk beribadah dengan suatu amalan yang tertentu dan amalan itu pun terlihat baik, karena ada di dalam al quran atau hadits, namun pesan di dalam mimpinya dalam cara mengamalkannya dia harus mengganti dengan amalan yang hukumnya wajib.

Maka, mimpi yang seperti ini adalah mimpi yang bathil, sikap yang harus di lakukan adalah dia harus meninggalkan isi pesan di dalam mimpinya dan mendustakan mimpinya.

Karena, jika mimpi yang datangnya dari Allah SWT dan seseorang yang bermimpi mendapatkan anjuran beramal untuk beribadah kepada Allah swt, maka, anjuran tersebut akan sejalan dengan Al Qur'an dan hadits dan tidak akan mengganti atau meninggalkan amalan ibadah yang hukumnya wajib.

2. KAITAN MIMPI DENGAN KENYATAAN HIDUP

Jika seseorang bermimpi lalu pesan di dalam mimpinya dia mendapatkan perintah untuk menghukum seseorang dengan cara di bunuh, alasannya dia telah melakukan pencurian.

Maka, mimpi seperti ini adalah mimpi yang bathil, alasannya hukum di dalam syariat Islam, hukuman bagi pencuri adalah potong tangan bukan di bunuh.
------------

Dengan hal ini kita bisa memahami bagaimana cara membedakan mimpi yang Haq dan bathil sehingga bisa mengetahui pesan mimpi yang dapat di manfaatkan dan yang di dustakan.

Semoga penjelasan singkat ini bisa di pahami dan bermanfaat buat kita semua.
Insha allah, pada pembahasan ke depan akan lebih di dalam lagi pembahasannya tentang jenis mimpi yang Haq dan bathil, supaya kita lebih mudah terhindar dari mimpi permainan setan dan khayalan pribadi.
Dan pada saat kita mengambil pesan di dalam mimpi, kita berada di jalan yang benar.

Artikel Terkait