Ticker

6/recent/Ticker-posts

RBG Negeri Sahulau melakukan sosialisasi pentingnya permainan tradisional.

Foto Bersama Anak-Anak Sahulau



Maluku. Indometro.id- Dalam upaya menjaga serta melestarikan budaya lokal di Maluku agara tetap eksis. Rumah belajar Gratis (RBG) Negeri Sahulau bersama KPOTI Maluku berkolaborasi mensosialisasikan pentingnya permainan rakyat dan olahraga tradisional pada kalangan anak sekolah dasar, guna memberikan pencerahan terhadap buruknya kebiasaan anak-anak masa kini dalam lingkungan bermain, yang kesannya larut dalam kenikmatan teknologi, sehingga berpengaruh terhadap kesehatan fisik maupun psikis dari anak-anak tersebut. Hal ini disampaikan Sabtu, (14/10/20)

Minsen Tenine Selaku Pendiri Rumah Belajar Gratis di Negeri Sahulau menyatakan bahwa " Dengan adanya gerakan-gerakan positif seperti yang dapat menginspirasi generasi muda di Negeri Sahulau untuk lebih mencintai budaya lokal yang ada. "Ujarnya.



Lanjutnya, Tenine juga " berharap adanya kepedulian dari berbagai pihak khususnya di negeri sahulau dalam melihat persoalan generasi muda kedepan sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia dalam membentuk karakter anak bangsa yang lebih baik melalui kebiasaan bermain dan belajar. "Tandasnya.

Selain itu Ketua KPOTI Maluku Bung Jemi Putirulan S.pd menjelaskan bahwa "Sebagai relawan saya secara pribadi sangat berimpati dan takut akan kebiasaan anak-anak masa kini dengan kesehatan mereka pada masa pandemic covid19 ini. Mereka hanya diam dan fokus pada layar HP, hingga akhirnya mereka menjadi anak-anak yang kaku dan apatis terhadap lingkungan sekitar. "Tegasnya.

" Ia berharap agar kedepannya RBG sahulau lebih giat lagi untuk mencermati berbagai macam ancaman dalam proses belajar dan pertumbuhan anak di Negeri Sahulau yang dapat diangkat dari objek kebudayaan setempat." Tutup Ketua KPOTI MALUKU.(Al/Alwi)









Artikel Terkait