Ticker

6/recent/Ticker-posts

Cek NIK KTP Anda Sebelum Terlambat, Bansos BST Rp300 Ribu Cair, Login dtks.kemensos.go.id

Ilustrasi KTP

Musirawas .indometro.idCek NIK KTP Anda sebelum terlambat, Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp300 Ribu cair, login Login dtks.kemensos.go.id. Pemerintah telah meluncurkan Bansos BST dan akan diperpanjang di 2021 dengan kuota bertambah 1 juta KPM jadi total 10 juta KPM.

Cek Nik KTP Anda karena bansos BST telah cair di bulan November. Berikut cara cek NIK KTP Anda untuk memastikan terdaftar atau tidak sebagai penerima bantuan dilansir dari Sepasi.pikiran-rakyat.com :

- Buka link https://dtks.kemensos.go.id/

Pilih ID, kamu bisa memilih salah satu identitas yang akan dicek (NIK, ID DTKS atau nomor PBI JK/KIS).

- Pilih ID berupa NIK.

- Lalu masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Masukkan nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

- Ketik ulang kode Captcha yang sesuai dengan tampilan.

- Terakhir, klik kata 'cari'.

- Akan muncul pop up data penerima bantuan sosial dari Kemensos

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, bansos BST ini di 2021 kuotanya bertambah 1 juta KPM sehingga total penerima 10 juta KPM.

Tentu saja dengan ada beberapa perubahan, baik perubahan alokasi perubahan kuota atau sistem penyaluran," ujarnya dikutip Indometro musirawas dari RRI pada Jumat, 6 November 2020.

Muhadjir menjelaskan hingga saat ini progres penyaluran Bansos (Program Sembako, PKH, BST, Bansos Jabodetabek, Bansos beras KPM PKH, Bansos tunai KPM sembako) dari total anggaran Rp 127,2 triliun telah tersalurkan sebesar Rp 112,9 triliun.

"Kita harapkan awal November ini akan segera kita rapatkan dan akhir November kita harap sudah dibawa ke Rapat Terbatas. Dengan demikian, maka persiapan perencanaan bansos 2021 bisa dimulai sedini mungkin. Kita harapkan paling lambat awal Januari bisa segera disalurkan," ujarnya.

Selain itu, kata Muhadjir beberapa program bansos reguler rencananya akan tetap dilaksanakan pada tahun 2021 seperti sebelumnya, yaitu program keluarga harapan (PKH) untuk 10 juta KPM dan Program sembako/bantuan pangan non tunai (BPNT) untuk 18,8 juta KPM.

Untuk mendaftar sebagai calon penerima bansos BST ini Anda bisa bertanya kepada aparat di desa Anda atau menuju ke Dinas Sosial di wilayah Anda dan menanyakan alur pendaftaran sebagai penerima.

Pasalnya data yang sudah ada di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) berasal dari desa dan Dinas Sosial.

(Musyanto)

Artikel Terkait