Masyarakat Tuding Lurah Tidak Ada Sosialisasi Mengenai UMKM di Kota Pematang siantar - Indometro Media

Berita Terbaru

Wednesday, September 16, 2020

Masyarakat Tuding Lurah Tidak Ada Sosialisasi Mengenai UMKM di Kota Pematang siantar

Baca Juga

Masyarakat Tuding Lurah Tidak Ada Sosialisasi Mengenai UMKM di Kota Pematang siantar

Pematangsiantar.indometro.id
-Masyarakat tuding lurah tidak ada melakukan sosialisasi mengenai adanya bantuan buat UMKM dari Pemerintah Pusat sehingga masih adanya warga yang belum mendaftarkan usahanya.

Masyarakat Kota Pematangsiantar yang tergabung dalam Forum Masyarakat Miskin (Formikom) melakukan aksinya ke Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Pematangsiantar pada Rabu (16/09/2020) sekitar pukul 11.00 wib.

Dilakukannya aksi tersebut bertujuan untuk mempertanyakan terkait dugaan tidak ada sosialisasinya dari Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Pematangsiantar kapan mulai pendaftaran UMKM dan kapan berakhirnya pendaftaran UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Pematangsiantar Jadimpan Pasaribu menerangkan secara terperinci kepada massa aksi kapan dibukanya dan kapan ditutupnya pendaftaran UMKM di Kota Pematangsiantar.

" Pada bulan April, kami dari Dinas Koperasi dan Perdagangan sudah mulai melakukan pendataan namun banyak warga yang tidak perduli, selama bulan April itu kami mendapat data sekitar seribuan lebih " ucapnya.

Lanjutnya, " puncaknya pada bulan Agustus tahun ini, keluarlah surat dan launching dari Presiden RI bahwa akan ada bantuan terhadap pelaku usaha UMKM, setelah mendapat kabar itu berbondong-bondong masyarakat datang dan mendaftarkan diri sehingga kami menampung data sekitar 11 ribu yang pada tanggal 9 September 2020 harus di input " paparnya.

Jadi tidak ada benar kami tidak melalukan sosialisasi, karena kami telah menyampaikan ke kelurahan agar menyampaikan kepada masyarakat. Karena kelurahanlah yang lebih dekat dengan masyarakat yang ada di kelurahan. 

Diakhir pembicaraan, Kadis Koperasi dan Perdagagan Kota Pematangsiantar memberikan semangat kepada massa aksi dengan mengatakan jika masih ada kuota atau gelombang kedua segeralah daftar UMKM ibu-ibu. 

(RH)

No comments:

Post a Comment