Ticker

6/recent/Ticker-posts

Dandim Karangasem Hadiri Panen Perdana Jagung Hibrida Demplot Baja Tani

Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Bima Santosa hadiri panen perdana jagung jenis hibrida di Demplot Baja Tani (Bangga Jadi Petani) Banjar Dinas Tanah Lengis, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, pada Senin (20/07/2020).


Amlapura, indometro-.id -Untuk menjalankan program Ketahanan Pangan Nasional, selain padi kini budidaya jagung juga mendapat perhatian lebih.

Selaras dengan hal tersebut Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Bima Santosa hadiri panen perdana jagung jenis hibrida di Demplot Baja Tani (Bangga Jadi Petani) Banjar Dinas Tanah Lengis, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, pada Senin (20/07/2020).

Keberhasilan panen jagung perdana di lahan seluas 35 are dengan hasil panen 600 Kilogram ini tentunya merupakan kerja keras dari kelompok Baja Tani (Bangga Jadi Petani) yang bekerja sama dengan seluruh instansi terkait.

Mendukung kegiatan tersebut, Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Bima Santosa turut hadir ke lokasi panen, dan juga dihadiri Wakapolres Karangasem, Kompol Aris Purwanto, Kanit Intel Polsek Abang, Ipda I Gede Sukadana, KPUT Pertanian Kecamatan Abang,  Perbekel Ababi I Wayan Siki, Ketua BPD Ababi, Kelian (Ketua) Subak Embukan, Kelian (Ketua) Subak Bekukih, Kepala SMP Negeri 1 Abang,  Ketua Demplot Baja Tani I Ketut Semadiasa.

Terkait hal ini Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Bima Santosa, mengatakan TNI harus menyatu dan membantu program pemerintah karena program ketahanan pangan ini merupakan bagian dari pembinaan kewilayahan.

"Kami sangat senang bisa membantu program ini, dimana kegiatan program panen jagung yang dilaksanakan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat", ujarnya.

Pada akhir kegiatan panen, Dandim didaulat untuk menyerahkan bantuan secara simbolis 1 traktor alat tanam jagung, 1 alat perontok jagung dan 10 batang alat ukur PH tanah yang merupakan bantuan dari Dana Desa Ababi, serta  dilanjutkan dengan praktek membajak, menaman jagung dan praktek panen jagung menggunakan alat perontok jagung tersebut.(Nugraha)

Artikel Terkait