Ticker

6/recent/Ticker-posts

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami Gelar Pembahasan Rencana Pengembangan Agribisnis yang Melibatkan Pesantren

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menggelar pembahasan rencana pengembangan agribisnis yang melibatkan pesantren

Sukabumi, indometro.id - Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menggelar pembahasan rencana pengembangan agribisnis yang melibatkan pesantren. Dalam pembahasan tersebut, bupati mengajukan berbagai strategi dalam pemberdayaan pesantren yang dikaitkan dengan pengembangan usaha agribisnis.

Pembahasan dilakukan bersama perwakilan PT Margahayu Syariah Development & Investment (MSDI) Agribisnis, Pasar Tani, dan Lembaga Seni Kolaborasi Indonesia (Leskolbi) di Pendopo Sukabumi, Selasa (7/7/2020). Fokus pembahasan tertuju pada pengembangan sektor pertanian dan pendayagunaan lahan di wilayah Kabupaten Sukabumi yang dikerjasamakan dengan pesantren.

Para tamu dari kedua lembaga menyampaikan proposal dan rencana usaha strategis, termasuk terobosan dan inovasi dalam membangun kolaborasi petani dan pesantren untuk pemasaranproduk.
Di sisi lain Pemkab Sukabumi siap mendukung rencana tersebut dengan menyiapkan berbagai prasarana dan sarana pendukung.

CEO PT MSDI Agribisnis, Hari Raharta mengatakan, perusahan yang dirintisnya selalu siap memberikan solusi atas kesulitan petani dan pesantren terkait pemasaran produk pertanian. Perusahaannya telah membuat platform syariah untuk membantu permodalan bagi petani dan pesantren.

“Untuk produk pertanian dari petani atau pesantren, kami bantu pemasarannya, termasuk permodalan lewat platform syariah,” kata Hari.

Rencananya PT MSDI Agribisnis akan menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai percontohan untuk proyek pengembangan usaha pertanian yang melibatkan pesantren. Program yang diluncurkan MSDI Agribisnis, ujar Hari, sejalan dengan kebijakan pemda di Kabupaten Sukabumi yang menjadikan sektor pertanian sebagai bidang strategis untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Program ini untuk ekonomi kerakyatan, khususnya dalam rangka meningkatkan kapasitas UMKM. Jika program didukung oleh sarana digital, kami dapat mencarikan pasar yang baru,” ucapnya.

Sementara Sekjen Leskolbi, Ferry Kodrat mengatakan, lembaganya bersama PT MSDI Agribisnis bercita-cita mewujudkan Sukabumi menjadi daerah penunjang pembangunan Indonesia, khususnya di bidang pertanian karena potensinya yang sangat besar.

Merespon hal tersebut, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan bahwa Pemkab sukabumi terus berupaya melakukan pengembangan sektor pertanian. Dia setuju dengan rencana yang menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai percontohan pemberdayaan pesantren di bidang pertanian.

“Di Kabupaten Sukabumi terdapat 700 pesantren yang aktif. Kami akan terus berupaya untuk menyiapkan infrastruktur guna mendorong kesejahteraan masyarakat melalui beberapa program penting di antaranya pengembangan UMKM di pesantren,” tuturnya.

Kekuatan yang dimiliki Sukabumi, tambah bupati, harus dijadikan peluang dan faktor kekuatan untuk mewujukan Kabupaten Sukabumi sebagai pemasok barang untuk memenuhi kebutuhan Jakarta dan Bandung serta kota besar lainnya. (anwar kadapi)

Artikel Terkait