Ticker

6/recent/Ticker-posts

Unik! Satgas COVID-19 di Denpasar Sosialisasi New Normal Pakai Kostum Bondres

Satgas COVID-19 Pemecutan sosialisasi pakai kostum Bondres
Foto: Satgas COVID-19 Pemecutan sosialisasi pakai kostum Bondres

Denpasar, indometro.id - 
Sosialisasi pencegahan virus Corona (COVID-19) kepada masyarakat terus dilakukan di Denpasar, Bali. Kali ini Satgas Gotong Royong penanganan COVID-19 Kelurahan Pemecutan, memiliki cara unik untuk mensosialisasi masyarakat dengan menggunakan kostum Bondres.
Sosialisasi dilakukan Selasa (2/6) di sekitar pasar Pemedilan, Pemecutan, Denpasar. Hal ini untuk menyadarkan masyarakat agar menaati peraturan protokol COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan COVID -19 utamanya bagi masyarakat, Satgas Gotong Royong Penanganan COVID-19 Kelurahan Pemecutan menggelar sosialisasi pencegahan COVID-19 dengan menggunakan hiburan bondres. Ke pasar kita fokuskan untuk sosialisasi, ini bentuk kerjasama kami dengan beberapa pihak di dalam sosialisasi penerapan protokol kesehatan," kata Lurah Pemecutan IB Agung Upawana Manuaba, Rabu (3/6/2020).
Satgas Gotong Royong yang menggunakan kostum Bondres langsung turun ke pasar. Menyampaikan langsung kepada masyarakat dan mengingatkan masyarakat agar menjaga jarak dan memakai masker.
Satgas COVID-19 Pemecutan sosialisasi pakai kostum BondresSatgas COVID-19 Pemecutan sosialisasi pakai kostum Bondres.
"Kami langsung turun ke pasar, bagaimana pengunjung itu menerima apa yang kita sampaikan. Kita pakai bondres sehingga masyarakat bisa lebih paham dengan imbauan yang kita berikan," ujar Upawana.
Selain untuk mensosialisasi masyarakat untuk mencegah COVID-19, kegiatan ini juga ditujukan menyambut new normal. Langkah ini sebagai sosialisasi agar masyarakat bisa beradaptasi ketika new normal sudah diberlakukan.
"Ini merupakan langkah untuk menghadapi new normal life, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dan melaksanakan protap pencegahan COVID-19," ungkap Upawana.

berita ini kutipan dari : detiknews

Artikel Terkait