Ticker

6/recent/Ticker-posts

Salah satu Kos-KosanTempat Penggerebekan Oleh Personil Polres Merangin

Add Salah satu Kos-KosanTempat Penggerebekancaption


Merangin, indometro.id - Pasangan Bukan Suami Istri Dan Puluhan Pemuda Pesta Miras Digiring Ke Mapolres Merangin

MERANGIN-Nampaknya warga Kabupaten Merangin belum sepenuhunya mengindahkan intruksi Bupati Merangin untuk tidak keluar rumah dan berkumpul lewat dari jam 22.00 WIB. Untuk menertipkan dan menjalankan himbauan Bupati Merangin dalam penanganan Covid-19, Polres Merangin melakukan operasi cipta kondisi.

Dimana sasaran razia cipta kondisi yang dilakukan Sat Intel dan Sat Shabara ini menyarsar ke tempat hiburan malam, kos-kosan serta taman-taman yang ada di Kota Bangko, mulanya tim berhasil mengamankan puluhan pemuda yang asik berpesta minuman keras di wilayah Desa Sungai Ulak.
Usai di amankan bersama barang bukti minuman keras,selanjutnya seluruh pemuda yang berhasil di amankan langsung dibawa ke Polres Merangin untuk di mintai keteranganya. Raziapun kembali dilanjutkan, kali ini razia menyasar ke kos-kosan yang di anggap bebas dalam segala hal.

Sesampainya di Kos-kosan Bangko Indah, Aparat Kepolisian kembali berhasil mengamankan pasangan bukan suami istri yang berada di dalam satu kamar, dimana setiap kamar kosan di geledah dan semua penghuni di data, alhasil ada dua kamar kos yang di dapati melakukan hal yang tidak senoh dan bertamu melebihi jam malam.
Kapolres Merangin AKBP M.Lutfi menjelaskan, razia cipta kondisi yang kita lakukan ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, dimana sudah kita ketahui jika ada maklumat Kapolri dan himbau Bupati Merangin dilarangnya berkumpul dalam jumlah banyak.

“Dalam razia kali ini masih kita temukan, warga yang berkumpul dalam jumlah banyak dan bahkan berpesata minuman keras dan itu sudah melanggar, maka semua yang kami amankan dibawa ke Polres Merangin untuk di data,” jelas AKBP M.Lutfi.
Selain itu Kapolres juga mengatakan, untuk menjaga kesucian selama bulan suci ramdhan ini, anggotanya juga melakukan razia ke kos-kosan yang di duga masih ada aktifitas maksiad yang terjadi di sana.
“Kos-kosan juga kita razia, dimana inikan bulan suci romadhan, jadi semua harus terhindar dari maksiad,” ungkap Kapolres Merang.
.
Berita Ini Diterbitkan Oleh: indometro.id

Artikel Terkait