Ticker

6/recent/Ticker-posts

Indonesia Masih Sanggup Kirim 11 Ribu Mobil ke Luar Negeri Saat Pandemi

Ekspor TMMIN
Ekspor mobil. 

Jakarta, indometro.id - 
Pandemi virus corona (COVID-19) membuat penjual mobil anjlok. Penurunannya hampir 90%. Tapi, beberapa pabrikan masih bisa mengekspor ribuan unit mobil.
Berdasarkan data penjualan mobil secara wholesales (dari pabrik ke dealer) yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada bulan keempat tahun 2020, industri otomotif hanya mampu mengirim 7.871 unit mobil baru. Itu menjadi angka penjualan terendah selama empat bulan pertama tahun 2020. Angka tersebut turun hingga 89,7% dibanding bulan Maret 2020 yang mencapai 76.811 unit.
Angka ekspor mobil juga mengalami penurunan. Namun, setidaknya industri otomotif Indonesia masih bisa mengirim belasan ribu unit ke berbagai negara di dunia.
Mengutip data Gaikindo, pada April 2020 di tengah serangan pandemi COVID-19 dan beberapa pabrik otomotif yang tutup di Indonesia, ekspor mobil secara utuh masih bisa mencapai 11.242 unit. Memang angka itu turun dari bulan sebelumnya yang mencapai 28.019 unit.
Pabrik Daihatsu yang memproduksi dan mengekspor mobil merek Daihatsu dan Toyota mengekspor mobil paling banyak pada April 2020. Pabrik PT Astra Daihatsu Motor itu mengekspor 4.800 unit mobil, yang terdiri dari 160 unit mobil merek Daihatsu dan 4.640 merek Toyota, seperti Avanza, Rush, dan Wigo atau Agya.
Di posisi kedua, pabrik Toyota mengekspor 2.878 unit. Pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) itu memproduksi dan mengekspor mobil merek Toyota seperti Fortuner, Innova, Sienta, Vios dan Yaris.
Di posisi ketiga diisi oleh Mitsubishi Motors. Pabrik Mitsubishi itu mengekspor mobil Mitsubishi Xpander sebanyak 1.585 unit.
Berikut beberapa pabrikan yang masih mengekspor mobil di tengah pandemi Corona (April 2020):
1. Daihatsu (termasuk ekspor mobil merek Toyota): 4.800 unit
2. Toyota: 2.878 unit
3. Mitsubishi Motors: 1.595 unit
4. Suzuki: 1.438 unit
5. Honda: 388 unit
6. Wuling: 56 unit
7. Hino: 47 unit
8. Hyundai: 40 unit.

berita ini bersumber dari : detiknews