Ticker

6/recent/Ticker-posts

Empat Bulan Tak Terima Honor Tenaga Medis RSUD Bangko Ancam Mogok

                                  Tampak Depan Rumah Sakit RSD Kol Abundjani


Indometro.id - 
Empat Bulan Tak Terima Honor Tenaga Medis RSUD Bangko  Ancam Mogok

Merangin -- Ratusan tenaga medis kususnya Tenaga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dirumah sakit Kolonel abunjani Bangko kabupaten Merangin, Jambi berniat Mogok kerja.

Mereka melakukan hal itu lantaran mereka belum menerima upah kerja mereka selama lebih kurang empat bulan, terhitung dari Januari hingga April 2020 ini.

Rumah sakit yang baru saja menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19 ini, jumlah Tenaga BLUD sekitar  108 orang, Tenaga Kontrak sebanyak 122 orang dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sebanyak 54 orang.

Dalam satu bulan, Tenaga BLUD menerima honor sebesar Rp 850 ribu plus TPP sebesar 450 ribu. Sementara, Tenaga Kontrak menerima honor sebesar Rp 800 ribu dan TKS hanya menerima insentif dari Rumah Sakit. 

Petugas yang minta identitasnya dirahasiakan mengatakan jika saat ini pihaknya sangat khawatir akan kondisi dirinya dan kawan-kawan lainnya. Apalagi RSUD Bangko menjadi RS rujukan pasien Covid-19. Dirinya tak begitu menghiraukan perihal honor yang belum Ia terima. Meski pun sebenarnya Ia sangat berharap, mengingat saat ini telah memasuki bulan Ramadhan.

"Kalau kemarin kita masih maklum. Tapi sekarang sejak diminta mengurus pasien positif corona, saya dan teman-teman memiliki kekhawatiran tersendiri. Selain dituntut untuk menjaga kesehatan orang lain, kami juga harus menjaga kesehatan diri sendiri. Tapi bagaimana mau menjaga kesehatan, uang saja kami tak punya," kata sumber tersebut.

Bersama teman lainnya, mereka mempunyai niat untuk protes dan mogok kerja, namun banyak rekannya yang tidak berani.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Kolonel abundjani Bangko Berman Saragih ketika dikonfirmasi membenarkan jika honor sejumlah pegawainya belum dibayarkan.

Dalam persoalan ini, Berman meminta kepada semua yang belum menerima upah untuk bersabar.


"Ya ada beberapa alasan mengapa upah belum dibayarkan, diantaranya SK belum ditandatangani oleh yang bersangkutan, SKnya baru saya tandatangani tadi Mohon bersabar ya," ujar Berman.


sumber : Indometro.id

Artikel Terkait