Ticker

6/recent/Ticker-posts

Imbas Corona, 28 Pemain Vamos Indonesia Dipulangkan dari Spanyol

28 pemain Vamos Indonesia dipulangkan dari Spanyol ke Indonesia
indometro.id-28 pemain Vamos Indonesia yang berlatih di Spanyol dipulangkan ke Indonesia. Tindakan ini karena Spanyol memberlakukan lockdown akibat merebaknya Virus Corona.
Para pemain Vamos Indonesia rencananya akan tiba di Tanah Air pada tiba Senin (16/3/2020). Mereka mendarat di Bandara Soekarno Hatta menggunakan dua maskapai, Emirates dan Qatar Airways.
Ke-28 pemain ini berkompetisi di sejumlah Divisi Liga Spanyol. Mereka tersebar di tiga daerah di Negeri Matador yaitu Palencia (Castilla de Leon), Palamos (Cataluna) dan Ceuta (Andalusia).
Mereka juga dijadwalkan akan mengikuti MIC (Mediterranean International Cup) Football yang sedianya berlangsung 7-12 April di Costa Brava. Namun, turnamen ini kemudian dibatalkan terkait imbas dari Virus Corona.
"Kami sangat peduli dengan keselamatan serta kesehatan anak-anak Indonesia di Spanyol, sehingga cepat kami putuskan untuk segera memulangkan dan mengembalikan mereka ke tempat yang paling aman dan nyaman, yakni kembali kepada keluarganya masing-masing," kata Fanny Riawan, founder Vamos Indonesia, dalam rilis yang diterima detikSport.
Kondisi ke-28 anak Vamos Indonesia saat ini dalam keadaan sehat. Mereka sudah beberapa kali diukur suhu tubuhnya dan masih dalam kondisi normal, sekitar 36 derajat Celcius.
Salah satu anggota tim Vamos Indonesia, Revano Adhiendra, mengaku sedih sekaligus senang harus meninggalkan Spanyol. Pemain yang berlatih di Akademi Palamos ini mengaku kecewa karena gagal berlaga di turnamen MIC.
"Saat banyak warga Eropa, juga Spanyol saat ini terkena virus corona, aku senang karena akan segera berada di Indonesia bersama ayah bundaku," kata Reva panggilan akrab Revano.
"Tapi juga ada rasa sedih karena meninggalkan pelatih, teman-teman serta tempat latihanku disana. Apalagi kita sudah latihan keras menghadapi turnamen MIC, eh ternyata dibatalkan. Mudah-mudahan kita bisa segera balik lagi ke Spanyol," imbuh remaja kelahiran 2003 ini.

Berita ini sudah terbit di detiksport