Ticker

6/recent/Ticker-posts

Hanyut di Sungai Lau Renun, Sudah 4 Hari, Anak 11 Tahun Belum Ditemukan

ist

INDOMETRO.ID – Hingga hari keempat pascahanyutnya dua anak di Sungai Lau Renun, Desa Mangan Molih, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Jumat (28/2) lalu, salahseorang anak belum juga ditemukan. Tim BPBD Dairi dibantu tim SAR Basarnas dari Medan masih melakukan pencarian korban, Senin (2/3).

“Sebelumnya, salahseorang korban hanyut terseret arus sungai Lau Renun, yaitu Rina Sihombing (5), sudah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. 

Namun seorang korban lagi atas nama, Putra Marbun (11) hingga sekarang belum ditemukan,” kata Kapolsek Tanah Pinem, AKP Benterman Silalahi, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, kemarin.

Tim BPBD Dairi , Basarnas, dan TNI kami masih melakukan pencarian. 

“Pencarian dilakukan mulai 500 meter hingga 1 km dari titik hanyutnya korban pertama kali,” kata Benterman.

Korban Rina Sihombing ditemukan warga sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (28/2) usai kejadian. Jenazahnya sudah dikebumikan. Sedangkan korban Putra Marbun masih dilakukan pencarian.

“Besok tim SAR akan melanjutkan pencarian sampai ke Sungai Alas, Aceh Tenggara, Kota Cane” terang Benterman Silalahi.

Dua bocah Desa Mangan Molih, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, yang hanyut terbawa arus Sungai Lau Renun. 

Yakni Rina Sihombing (5) dan Putra Marbun (11).
Keduanya diberitakan hanyut mandi di sungai, saat ikut keluarganya ziarah ke makam neneknya yang berada di pinggiran Sungai Lau Renun Dusun Lau Njuhar II, Desa Mangan Molih, Kecamatan Tanah Pinem.


berita ini bersumber dari sumut