Ticker

6/recent/Ticker-posts

Bocah 4 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ikan di Deliserdang

DIRATAPI: Ibunda korban,  Glen Aldi Sihotang (4) meratap di hadapan jasad anaknya yang terbujur kaku meninggal dunia karena tengelam di kolam ikan.
ist

INDOMETRO.ID – Glen Aldi Sihotang (4) warga Dusun IV Desa Serdang Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang ditemukan tewas tenggelam di kolam ikan belakang SD Inpres Dusun IV Desa Serdang, Minggu (1/3) sekira pukul 12.00 WIB.

Informasi dihimpun, diketahuinya korban tewas tenggelam ketika anggota unit Reskrim Polsek Beringin Polresta Deliserdang mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Serdang menyebutkan ada anak meninggal karena masuk kolam. 

Mendapat kabar itu anggota Unit Reskrim langsung berangkat kelokasi.

Saat di lokasi petugas Unit Reskrim Polsek Beringin Polresta Deliserdang melakukan wawancara terhadap bapak korban Ando Sihotang. 

Ia menjelaskan sekitar pukul 10.00 WIB. Korban keluar dari rumah hendak bermain. 

Kemudian sekira pukul 11.00 WIB Ando Sihotang mencari korban di sekitar kampung namun tidak ditemukan.

Kemudian Ando Sihotang mencari di sekitaran lokasi kolam ikan yang jaraknya dari rumah korban sekira 30 meter dan mengambil sebuah potongan papan untuk mencari korban di dalam kolam. 

Saat itu ia menemukan korban di dalam kolam. 

Kemudian Ando Sihotang mengangkat korban sambil menangis membawa ke rumah dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainnya selanjutnya membawa korban ke Klinik Ganesha Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deliserdang.

Tiba di Klinik korban dinyatakan telah meninggal oleh dokter jaga sehingga tidak dilakukan upaya medis terhadap korban. 

Korban Ando Sihotang menjelaskan bahwa korban anak yang aktif (lasak,red) dan keterangan orang tua korban bahwa sekitar 2 bulan yang lalu korban pernah masuk kedalam kolam namun berhasil diselamatkan karena ada aktifitas disekitar sekolah.

Ketika anggota unit reskrim Polsek Beringin Polresta Deliserdang dan keterangan awal pihak klinik tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban dan atas kejadian tersebut pihak kepolisian menyarankan untuk dilakukan autopsi.

Namun keluarga bersepakat keberatan untuk dilakukan otpsi dan menerima musibah itu dengan iklas serta bersedia membuat surat pernyataan keberatan apabila dilakukan proses otopsi.

berita ini bersumber dari inews