Ticker

6/recent/Ticker-posts

BUMDESA Sikara-kara 1 Giat Membangun Perekonomian Masyarakat

ist

INDOMETRO.ID - Bumdesa adalah Badan Usaha milik Desa yang artinya setiap Desa dipastikan memilikinya. 

Seperti Halnya Desa Sikara kara 1 dengan nama Bumdes Karya Maju Bersama, yang pada saat ini terus bergerak maju guna dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa.

Di Desa Sikara kara 1 ini, terdapat beberapa bidang usaha yang di jalankan oleh BUMDesa:
1. Bidang Usaha Depot Air Minum (galon)
2. Bidang Usaha Simpan Pinjam
3. Bidang Usaha pengelolaan Pasar Desa

Ketiga bidang ini sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat, terutama bidang usaha simpan pinjam yang mana dalam prakteknya dilapangan bisa membantu bagi masyarakat yang membutuhkan baik modal usaha maupun kebutuhan rumah tangga.

Dalam laporan akhir tahun 2019 ini, ketiga Badan usaha yang dimiliki oleh Desa Sikara kara 1 tersebut menunjukkan keuntungan usaha yang sangat memuaskan.

Senada yang disampaikan oleh Direktur Bumdesa Sikara kara 1 (Edi Sudarmanto), untuk akhir tahun 2019 kami mencapai keuntungan kami mencapai angka Rp60.044.000 tapi kami dengan ini tidak akan berpuas diri dan akan terus berusaha sekuat tenaga dan kamampuan untuk meningkatkannya,dengan tujuan akhir menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Desa.

Seperti bidang Usaha Depot Air akan kami tingkatkan menjadi usaha yang dapat memproduksi air minum gelas dan juga bidang usaha usaha yang lainnya imbuh Direktur Bumdesa.

Sebagai Kepala Desa Sikara kara 1(Nurul Mahmudi) sangat puas dan mengucapkan terima kasih atas kinerja Direktur dan seluruh pengurus Bumdesa Sikara kara 1. Awal pendirian memang Bumdesa ini kita sempat mengalami masa sulit dan jatuh bangun tapi saat ini kita bisa melihat hasilnya .

Juga menambahkan bahwa segenap Aparatur Pemerintahan Desa siap membantu dan memfasilitasi apapun kebutuhan guna menunjang kinerja Bumdesa tersebut.

Dengan semakin majunya BUMDesa Sikara kara 1 otomatis akan dapat membantu menciptakan lapangan pekerjaaan bagi perekonomian masyarakat dan menjadi sumber pendapatan asli desa (PAD). (Endar DK)