Proyek Tarukim Siantar Makan Korban, Riko Marpaung Tewas Kesetrum Tegangan Tinggi - Indometro Media

Berita Terbaru

Wednesday, December 4, 2019

Proyek Tarukim Siantar Makan Korban, Riko Marpaung Tewas Kesetrum Tegangan Tinggi

Baca Juga

ist

INDOMETRO.ID - Proyek Pemerintah yang seharusnya menjadi contoh malah sebaliknya di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. 

Riko Marpaung (45) seorang pekerja yang tengah mengerjakan proyek di Dinas Tata Ruang dan Pemukiman di Jalan Cokroaminoto, Selasa (3/12/2019) tewas tersengat listrik .

Kejadian tersebut membuat heboh warga sekitar dan pengendara di jalan padat kendaraan itu siang tadi. 

Riko yang tersengat arus listrik sempat tergantung -gantung dan jadi tontonan untuk waktu yang lama.

Dari lokasi kejadian, korban selanjutnya dievakuasi dengan alat berat Pemko Siantar ke kamar mayat Rumah Sakit Vita Insani.

Sudaryono, salah seorang rekan kerja korban, mengungkapkan korban mengalami sengatan listrik dengan tegangan tinggi. 

Mereka bertiga dengan temannya satu lagi bernama Syahru (40) menerima borongan memasang bola lampu jalan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman Penduduk (PRKP) Kota Pematangsiantar.

Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, Iptu Nur Istiono ketika dikonfirmasi Newscorner.id atas kejadian tersebut menyampaikan pihaknya tengah mendalaminya. 

Tidak tertutup kemungkinan kejadian tersebut bisa dibawa ke ranah pidana.

“Kita dalami dan kumpulkan dulu semua bahannya. Kalau memang memenuhi unsur ya bisa masuk pelanggaran tindak pidana. Kita tunggu saja hasil penyelidikannya,”ujarnya.

Sebelumnya rekan korban telah memperingatinya untuk berhati-hati karena ada kabel dari PLN yang terputus. Bahkan mereka sempat mengasingkan kabel yang terputus. 

Namun, saat hendak menaikkan peralatan lampu tanpa perlengkapan dan peralatan kerja yang sesuai dengan standard keselamatan kerja, korban terkena kabel yang terputus.

“Memang ada kabel yang terputus dan sudah kita asingkan. Tapi, saat mau naikkan lampu kabelnya menyentuh tangan dan langsung menempel. 

Ketika kena, Riko langsung kejang-kejang,” katanya saat diwawancarai wartawan di RS Vita Insani.

Ketika Riko pria yang tinggal di Jalan Ebenezer Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun itu tersengat listrik, rekannya Sudaryono sempat mencoba menyelamatkan dengan sebatang bambu. 

Namun, tubuhnya tetap menempel hingga tubuh korban lemas.

Sudaryono menjelaskan borongan memasang lampu jalan sudah berlangsung lebih dari satu bulan. Saban hari mereka memasang lampu jalan tanpa alat kelengkapan keselamatan. 

Sudaryono mengatakan untuk bagian memanjat tiang listrik memang dipercaya kepada Riko dan Syahru. Ia hanya bekerja pada bagian bawah untuk mengantar material.

“Kami masang lampu jalan sudah lebih satu bulan. Peralatan yang digunakan hanya tali saja,”katanya.

Kabag Humas Pemko Pematangsiantar, Hamam Soleh ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa kejadian tersebut menimpa pekerja perusahaan yang menjadi rekanan Tarukim.
 
“Pegawai pihak ketiga yang menjadi rekanan Tarukim,” jawabnya.

berita ini bersumber dari newscorner



No comments:

Post a Comment