Hilang Kendali, Pebalap Limpapeh Open Road Race Bukittinggi Tabrak 5 Penonton - Indometro Media

Berita Terbaru

Monday, December 2, 2019

Hilang Kendali, Pebalap Limpapeh Open Road Race Bukittinggi Tabrak 5 Penonton

Baca Juga

ist

INDOMETRO.ID - Limpapeh Open Road Race 2019 Menjadi Kisah Pilu bagi 5 Korban Yang Tertabrak Oleh Pembalab yang sedang menyaksikan balapan Road Race Bukittinggi 2019 di jalan Sirkuit NP By Pass, Gulai Bancah Bukittinggi, Sumatera Barat, Pada Minggu 01 Desember 2019.

Dari Pantauan di lapangan, yang kebetulan pada saat kejadian menyaksikan betul bagaimana kecelakaan itu terjadi, saat balapan masih berlangsung 2 lap salah seorang pebalap yang berada di urutan ke 7 melaju dengan kecepatan tinggi sehingga membuatnya hilang kendali dan langsung menerobos ke arah penonton.

 

Untuk Pengamanan sendiri Panitia sudah mengantisipasi dengan menyusun karung-karung goni yang berisikan sekam ditambah Pagar pembatas yang terbuat dari besi.

Pada saat kejadian (TKP) persisnya ditikungan Pertama (R1) beberapa penonton sudah berteriak kepada penonton yang ada persis di depan tikungan untuk menghindar agar tidak tertabrak pembalap yang sepertinya hilang kendali tetapi karena kejadian yang berlangsung cepat dan penonton yang ramai ditikungan pertama membuat para korban tidak bisa menghindar dari kecelakaan tersebut.

Menurut Informasi dari para saksi-saksi di TKP setidaknya ada lima penonton yang mengalami luka dan langsung dilarikan Mobil Ambulan IGD Rumah Sakit Ahmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi.

Dari keterangan dokter jaga IGD menyebutkan bahwa ada 5 korban dan 1 pembalap. Kelima korban yang saat ini dirawat ada dua yang kritis yang mengalami benturan dikepala bagian belakang dan empat orang rata-rata mengalami benturan dikepala lutut dan bahu dan harus menjalani pemeriksaan CT Scan di Kepala.

Sementara untuk Identitas pembalap sendiri diketahui bernama Boy. M Nomor Start 32 dari Team Regar Motor Kota Bukittinggi yang mengalami cedera pada bahu sebelah kiri. Untuk kelima korban penonton yakni diketahui bernama Rezi putra, Ibnu Syabil, Gesan, Merizal dan Fajar.

Sementara itu, Ketua Panitia Limpapeh Open Road Race Bukittinggi, Imam, menyebutkan, Untuk korban yang ditabrak panitia tidak menanggung biaya kecelakaan karena tidak ada dalam aturan IMI (Ikatan Motor Indonesia),” ungkapnya.

Karena sebelum terjadinya kecelakaan tukas Imam, kepada penonton sudah diingatkan dan diberi imbauan untuk tidak mendekati race balapan. Namun penonton tetap mendekat dan kecelakaan itupun tidak dapat dihindari.
“Meski demikian, sebagai bentuk rasa peduli, pihak panitia bersepakat untuk memberikan bantuan tolenrasi kepada korban,” ungkapnya.(m.eka)


No comments:

Post a Comment