Bangunan Desa Pardomuan Bandar Dikecam Warga - Indometro Media

Berita Terbaru

Monday, November 4, 2019

Bangunan Desa Pardomuan Bandar Dikecam Warga

Baca Juga


ist
Simalungun,INDOMETRO.ID Rendahnya kualitas bangunan yang dibiayai dana Desa Pardomuan Bandar kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun Sumatera Utara memunculkan dugaan adanya penyimpangan. 

Beberapa unit bangunan disebutkan warga kualitasnya sangat rendah, mirisnya lagi proyek anggaran 2019 itu baru dikerjakan sudah mulai rusak.

Bangunan dana Desa Pardomuan Bandar tahun 2019 yang disebut warga berkualitas rendah antara lain,proyek pembangunan rabbat beton di Dusun Bandar Honapan, baru selesai dikerjakan sudah retak, kondisinya sudah ditambal karena warga mulai protes. 

Jumlah anggaran dan volume pekerjaan tidak diketahui karena plank proyek atau papan informasi tidak ditemukan di lokasi.

Selanjutnya proyek pembangunan rabbat beton di Huta Pining tepatnya di Tuyung Porad. Bangunan ini pun hampir sama dengan di Bandar Hanopan. 

Tidak memiliki plank proyek danbaru dikerjakan sudah rusak. 

Bangunan inipun kini sudah ditambal meski ketahanannya sangat diragukan.

Anggaran dana desa tahun 2018 antara lain proyek pembangunan rabbat beton di Dusun Huta Pining tepatnya di Tuyung Porad. 

Jalan ini nyaris tak berbentuk lagi serta sudah membentuk kubangan kerbau. 

Bangunan ini bahkan menjadi gurauan Warga. 

Proyek pembangunan rabbat beton di Hutabandar Silou. Proyek ini pun hampir sama dengan yang di tuyung Porad, padahal jalan ini jarang dilalui mobil, sebab pembangunan jalan ini terputus dari jalan sebelumnya, ini pun pernah menjadi pembahasan dan pembicaraan Warga mengapa jalan dibangun tidak tersambung dengan jalan yang sudah dibangun sebelumnya.

Pangulu (kepala desa) Pardomuan Bandar Julfikar Purba ketika dikonfirmasi melalui pesan WA berjanji akan memberikan data dana desa Pardomuan Bandar tahun anggaran 2018 dan 2019. 

” Mengenai data dana desa tahun 2018 dan 2019 nanti akan saya berikan, mengenai upah pekerja semua sudah dibayarkan,” tulis Julfikar.

Mengenai Musrenbang Julfikar mengatakanperlu dilakukan pengecekan.”Bah…musrembang tetap dilakukan dan tetap melibatkan seluruh lapisan warga masyarakat disamping tokoh-tokoh yang ada di nagori pardomuan bandar dan bila lah ada pengakuan perangkat bahkan maujana tidak dilibatkan itu perlu dicek yang membuat pernyataan seperti itu katena setiap musrenbang pasti dihadiri unsur pimpinan kecamatan” tulis Julfikar Purba.

Terkait bangunan dana desa Pardomuan Bandar, pada pemberitaan sebelumnya, Julfikar Purba mengatakan plank proyek pembangunan tetap dibuat namun beberapa hari setelah dipasang selalu hilang.Mengenai rabbat beton yang di Dusun Tuyung Porad, rusaknya bangunan tersebut.

Disebabkan dilalui sepeda motor pada saat dikerjakan.

Sementara camat Silou Kahean Jansimeon Sipayung Spd pernah berjanji akan meninjau lokasi. Namun ketika dikonfirmasi ulang melalui pesan WA terkait apakah sudah jadi turun ke lapangan dan apa rekomendasi usai pemeriksaan, camat Silou Kahean tidak ada jawaban.

Menurut warga buruknya bangunan dana desa di Pardomuan Bandar ini tidak terlepas dari minimnya pengawasan dari pihak terkait. 

Masih menurut warga, ketika diawasi dengan baik hasilnya pasti baik. 

Warga menduga pengawasan hanya dilakukan pada administrasi saja tanpa langsung terjun ke lapangan atau pemeriksaan administrasi tanpa melihat fisik. 

Kepada media ini warga menyampaikan harapannya agar pihak terkait atau penegak hukum dapat menelusuri masalah ini. *rp




1 comment:

  1. izin share ya admin :)
    mari segera bergabung bersama kami,
    dan menangkan berbagai hadiah menarik lainnya,
    hanya di f*a*n*s*b*e*t*t*i*n*g

    ReplyDelete