Iran Dijaga Takavaran yang Bikin Ngeri Israel - Indometro Media

Berita Terbaru

Sunday, September 22, 2019

Iran Dijaga Takavaran yang Bikin Ngeri Israel

Baca Juga

Pasukan khusus Iran.
ist

INDOMETRO.ID – Makin memanasnya konflik duet Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) dengan Iran membuat kawasan Timur Tengah di bawah ancaman perang terbuka. Tak ayal, ketiganya saling lempar ancaman. 

Perang urat syaraf terus digencarkan.

Penyerangan fasilitas dua kilang minyak milik Aramco, perusahaan minyak milik Arab Saudi, oleh pesawat nirawak (drone) beberapa pekan lalu, seperti menjadi alasan utama Arab Saudi dan AS untuk menyerang Iran secepatnya. 

Alasannya sederhana. Iran dituding sebagai dalang serangan.

Sejauh menyangkut Arab Saudi, Iran akan membuktikan musuh yang sulit untuk dihadapi sendirian. Ada satu unit pasukan khusus yang setia menjaga kedaulatan Iran, yaitu Takavaran. 

Baik Arab Saudi maupun AS, harus berhati-hati karena Israel saja bergidik kalau berhadapan dengan Takavaran.
Berdasarkan data yang diolah VIVA, Senin, 23 September 2019, berikut 'jati diri' Takavaran, yang konon, kehebatannya setara Delta Force (AS), Spetsnaz (Rusia) ataupun SAS (Inggris) ini:

Pasukan khusus Iran.

Takavaran, berasal dari kata jamak Takavar, berada di bawah komando langsung dari Tentara reguler Iran (Artesh). 

Sedangkan, Pasdaran memiliki pasukan khusus sendiri yang disebut Qods. Mereka bisa dibandingkan dengan Green Berets karena model seleksi dan pelatihannya sama.
Prajurit yang tergabung dalam Takavaran harus memiliki kualifikasi berbeda yang dikenali lewat warna baretnya. Namun, mereka rata-rata telah dibekali kemampuan dasar sebagai pasukan komando, yakni serbu strategis, intai dan antiteror.

Unit pasukan elit dengan level tertinggi adalah mereka yang mengenakan baret hijau. Pasukan ini juga disebut sebagai 65th Airborne Special Forces Brigade (65th NOHED Brigade).

Sebagai pasukan elit, keanggotaan Takavaran hanya diisi oleh mereka yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Layaknya satuan komando, metode seleksi dan latihan pun disebut-sebut sangatlah keras dan melelahkan.
Salah satu bentuknya adalah berjalan kaki sejauh 60 km dengan beban 40 kg, berenang 100 meter dengan peralatan lengkap, dan harus lolos dari simulasi SERE (Survival Evasion Resistance Escape). 

Jenis pelatihan tersebut merupakan cara meloloskan diri dari wilayah musuh, sembari tetap melakukan perlawanan.

Baret Hijau
Personelnya harus laki-laki dan jika seseorang dipilih untuk Takavar, ia kemudian akan dilatih secara inten selama 20 bulan. Umumnya Takavar adalah sama dengan pasukan Komando dan ketika seseorang menggunakan kata Takavar berarti pasukan komando Iran. Di Iran ada 3 jenis Takavar (Komando):

Baret Tan (sebutan atau simbol untuk beberapa pasukan yang mempunyai kemampuan khusus) yang sebagian besar adalah pasukan Rangers dan pasukan gunung ini sama dengan pasukan Rangers Amerika Serikat.

Itu berarti bahwa mereka berdua memiliki keterampilan yang hampir sama tetapi Rangers Iran tidak memiliki persenjataan selengkap Rangers Amerika serikat.

Baret Hitam, yang terutama Unit pasukan Lintas Udara Iran. Mereka sangat terampil dalam semua jenis teknik pertempuran dan secara Fisik mereka bahkan lebih baik dari pasukan Rangers.

Mereka lebih baik dalam seni bela diri, perkelahian tangan kosong dan memiliki kemampuan berkelahi lebih bagus dari Rangers AS. 

Akan tetapi pasukan Rangers AS memiliki peralatan yang lebih baik.

Terakhir, Baret Hijau adalah unit paling terampil dan berkemampuan tinggi. Ini adalah pasukan khusus Iran dan memiliki dua cabang utama. Pasukan Komando Angkatan laut Iran yang secara fisik besar. 

Tips (Brigade) 65 Nouhad yang merupakan unit Takavar terbesar dalam Tentara Iran.

Takavaran juga dilengkapi dengan senjata buatan Jerman, sepertis senapan G3 HK, HK-91 dan HK-53. Pada beberapa kasus senapan serbu seperti AK-47, AK-74, dan AK-103 juga digunakan.

Senapan Mesin Ringan MP-5 kadang-kadang juga digunakan untuk misi khusus. Senapan Snipers SVD dan HS-50 Steyer juga digunakan. Selain itu, Takavaran juga memiliki PKM dan Mg3.

Berita ini telah di terbitkan dan bersumber dari viva
 

No comments:

Post a Comment