Kemensos Bantu Rp15 Juta Per Jiwa Korban Kebakaran Pabrik Mancis - Indometro Media

Berita Terbaru

Monday, July 22, 2019

Kemensos Bantu Rp15 Juta Per Jiwa Korban Kebakaran Pabrik Mancis

Baca Juga

Kemensos  bantu Rp15 Juta per jiwa  korban kebakaran pabrik mancis
Sekretaris Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Nurul Farijati serahkan bantuan kepada Bupati TR Perangin angin untuk diteruskan kepada keluarga korban.
LANGKAT,INDOMETRO.IDKementerian Sosial Republik Indonesia menyerahkan bantuan sosial kepada 22 ahli waris korban kebakaran home industri perakitan mancis yang terhadi sebulan yang lalu di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat.

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementeian Sosial Nurul Farijati, di Stabat, Selasa.

 Nurul Farijati menyampaikan merupakan suatu tanggung jawab pemerintah pusat sebagai bukti kepedulian pemerintah sesuai dengan amanat Presiden RI Joko Widodo yang peduli terhadap korban dan bencana sosial. "

"Bencana ini merupakan yang harus kita terima secara khusus juga mengucapkan dukacita atas bencana ini dimana sebanyak 30 orang menjadi korbannya," katanya.

Kepada keluarga agar ikhlas menerima cobaan ini dan bantuan santunan dalam setiap kondisi bencana yang merupakan respon cepat dari Presiden.

Bantuan sosial kini dapat digunakan sebaik baiknya agar bisa bermamfaat bagi keluarga, katanya. Dimana bantuan yang diserahkan untuk keluarga korban ini sebesar Rp 15 juta per jiwanya dengan total Rp 450 Juta.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Razali menyampaikan pristiwa itu merupakan kehendak Allah SWT, untuk itu mari kita bersikap bijak untuk memetik hikmahnya.

Berdasarkan assesment lalu dikirimkan kepada Kementerian Sosial RI untuk bisa menerima bantuan dalam waktu yang begitu lama, namun sudah dapat diterima para penerima.

Hadir dalam kegiatan itu Kapolres Binjai AKBP Nugroho Try Nuryanto, Sekda Indra Salahuddin, pimpinan OPD Langkat keluarga penerima bantuan.(atrnews)

No comments:

Post a Comment