Arus Lalin Pasar Brandan Semraut - Indometro Media

Berita Terbaru

Sunday, July 14, 2019

Arus Lalin Pasar Brandan Semraut

Baca Juga

Kondisi arus lalu lintas di pasar pagi Pangkalan Brandan yang dinilai semraut.
LANGKAT,INDOMETRO.ID – Kondisi arus lalu lintas (Lalin) di sepanjang Jalan Wahidin, Jalan Babalan Pangkalan Brandan dan Jalan Sudirman menuju Jalan Masjid di kawasan pasar pagi, semrawut.
Menurut beberapa warga yakni Sintong Nainggolan, Lambok dan Riana, kondisi semrawut jalan tersebut dikarenakan tidak taatnya para pedagang, begitu juga dengan warga yang mencari nafkah di seputaran pasar pagi tersebut.
Terlebih pada pagi hari pukul 7.00 WIB- pukul 17.50 WIB.
“Berjalan kaki aja sulit melintas, apalagi berkendara,”kata Sintong diamini warga lainnya.
Warga setempat ini juga menambahkan carut marutnya arus lalu lintas Pasar Pagi di Pangkalan Brandan tersebut. Sintong pun mencontohkan sepedamotor dan mobil angkutan termasuk mobil pribadi tidak ada yang mau mengalah saat melintas di lokasi tersebut. Kondisi tersebut juga di perparah para PKL berjualan di badan jalan. “Alhasil, semua nggak bisa jalan mau masuk dan keluar. Arus lalu lintaspun menjadi semraut dan macet total, “sebut warga lainnya.
Menanggapi semrautnya arus lalulintas di sepanjang areal pasar pagi Pangkalan Brandan, Camat Babalan Yafizham saat dikonfirmasi Sumut Pos membenarkan keadaan semrautnya.
“Sudah berulang-ulang kita laksanakan penertiban terhadap para PKL, termasuk abang becak bermotor. Sayangnya tertib lalu lintas itu hanya berlangsung satu atau 2 hari saja, selebihnya akan kembali seperti biasa,”ungkapnya.


Yafizham pun mengimbau kepada seluruh warga Babalan terutama para PKL, abang betor dan becak dayungnya, para pengemudi roda dua dan mobil untuk dapat mematuhi peraturan yang ada.
“Contohnya jangan parkir sembarangan dan jangan berjualan di badan jalan. Yakinlah kalau hal itu dapat dipatuhi, saya yakin arus lalu lintas di Pasar Pagi Pangkalan Brandan akan kembali tertib dan tidak carut marut.” sebut Yafizham Parinduri. (sp)

No comments:

Post a Comment