-->

Iklan

Temukan Kami DI Fb

Halaman

Sepekan Insiden Pekerja Trans Papua, Warga Mulai Keluar Hutan

redaksi
Minggu, 09 Desember 2018, Desember 09, 2018 WIB Last Updated 2018-12-10T03:46:47Z
iklan disini :



image_title
Aparat Brimob patroli di kantor Pemkab Nduga, Papua
INDOMETRO.IDSepekan pasca peristiwa pembantaian belasan pekerja jembatan Trans Papua di Distrik Yigi dan Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua Barat, situasi masyarakat sekitar berangsur pulih. 

Warga yang sebelumnya banyak yang mengungsi ke hutan, kini sudah kembali ke kampung-kampung.

"Masyarakat secara umum mengungsi ke hutan namun sejak kemarin hingga sekarang warga Mbua sudah mulai berangsur-angsur kembali ke kampung dan kegiatan sosial serta roda ekonomi mulai berjalan kembali," kata Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi di Papua, Minggu 9 Desember 2018.

Sedangkan untuk Distrik Yigi, yang menjadi lokasi pembantaian, Dax menyebut Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan khusus di Distrik Mbua, kondisi kampung-kampung masih sepi dan belum kondusif"Hanya beberapa warga yang bertahan di kampung sementara sebagian masyarakat masih berlindung di hutan" ujarnya.
BACA JUGA:

Lokasi pembantaian di bukit puncak Kabo merupakan kawasan hutan yang terletak sekitar 4-5 km dari pinggir kampung terdekat.
"Jadi bila ternyata ada laporan telah jatuh korban akibat kontak tembak tersebut maka dapat dianalisa bahwa korbannya bukan warga sipil murni tapi mungkin saja mereka adalah bagian pelaku yang telah melaksanakan pembantaian," ungkapnya.
Sebelumnya, personel gabungan TNI-Polri sudah berhasil menguasai tiga distrik di Kabupaten Nduga, Papua Barat, yang menjadi lokasi pembantaian pekerja Trans Papua dan rute pergerakan kelompok separatis bersenjata. Ketiga distrik yang sudah dikuasai TNI adalah Distrik Yall, Distrik Yigi dan Distrik Mbua. (vv)
Beri Komentar Dong!

Tampilkan

Terkini

Nasional

+