Geger Video Mesum Oknum Guru dengan Janda... - Indometro Media

Berita Terbaru

Tuesday, September 18, 2018

Geger Video Mesum Oknum Guru dengan Janda...

Baca Juga

Potongan video mesum diduga oknum beriniaial DS tengah bercumbu dengan seorang janda yang kini memicu heboh masyarakat
TAPTENG,INDOMETRO.ID - Dunia pendidikan di Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali geger. Masih hangat soal kasus seorang siswa SMK di Sorkam menikam gurunya sendiri, kini kasus yang tak kalah mencoreng wajah dunia pendidikan justru terjadi lagi.
Kali ini akibat ulah bejat seorang oknum guru salahsatu SMK di Sosorgadong, Kec Sosorgadong, berinisial DS yang diduga telah melakukan perbuatan mesum dengan seorang janda berinisial br S di sebuah kamar hotel.


Kasus ini dalam sekejap langsung menjadi buah bibir menyusul beredarnya video dan foto mesum kedua pasangan tersebut di media sosial dan ditengah tengah masyarakat di sekitar mereka bermukim. Apalagi menurut informasi, oknum guru yang melakukan perbuatan mesum ini, sudah memiliki istri dan anak.
BACA JUGA:

Dari potongan video tersebut terlihat si oknum guru dengan S sedang bercumbu. DS hanya mengenakan kaos warna putih dan celana dalam. Sedangkan si janda, berinisial hanya mengenakan bra warna merah dan celana jeans warna biru. Terekam pula oknum guru itu sedang asyik bercumbu dengan S. Bahkan, terlihat tangan DS menjalar ke area sensitif si wanita.


Kedua sejoli yang di mabuk cinta ini juga bak suami istri. Mereka tampak larut dalam canda tawa ditempat tidur. Diduga, kamar hotel yang menjadi saksi percintaan terlarang mereka masih sekitaran perhotelan di sibolga. Menurut informasi, janda itu mempunyai anak satu dan memiliki usaha warung tuak di Kecamatan Sosorgadong.
Keterangan warga sosorgadong, video perbuatan tidak terpuji yang jelas telah menghancurkan reputasi guru di tanah air itu telah beredar luas di masyarakat.
“Sudah beredar pak, banyak yang menyimpan videonya. Bahkan, dia mengaku, kalau warga setempat sudah mendatangi wanita itu, dan memintanya keluar dari kampung ini,” sebut warga yang enggan namanya dicantumkan, Selasa (18/9/2018).


Sampai berita ini disiarkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait, dan upaya konfirmasi masih terus dilakukan.(ol)

No comments:

Post a Comment