Tak Satupun Anggota DPRD Kota Medan Temui Aksi Mahasiswa - Indometro Media

Berita Terbaru

Monday, August 20, 2018

Tak Satupun Anggota DPRD Kota Medan Temui Aksi Mahasiswa

Baca Juga

Foto: Aksi Mahasiswa Unuk Rasa di DPRD Medan saat direkam pleh awak media suarmediasumut (Rahmadsyah) wartawan yang diusir dari gedung DPRD Medan dan karena dilarang meliput.
MEDAN,INDOMETRO.ID – Suara Teriakan Mahasiswa bahwa “Gedung Rakyat adalah milik Rakyat” di acuhkan oleh Anggota DPRD Kota Medan yang pada saat itu sedang paripurna. (Senin, 20 Agustus 2018)
Tak satupun yang bisa menghalangi atau melarang kami masuk ke Gedung Rakyat, Gedung ini di bangun menggunakan uang rakyar, seluruh Pegawai dan Dewan di gaji pakai uang Rakyat tapi yang kalian lakukan adalah merampok uang rakyat teriak Faisal Siregar Ketua Umum Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumatera Utara dalam orasinya.
Koordinator Aksi Siddik Siregar dalam orasinya mengatakan bahwa “pengadaan baju Dinas Fiktif DPRD Kota Medan yang kami temukan sangat melukai hati kami sebagai mahasiswa, seharusnya DPRD Kota Medan bisa mengawasi Sekretariat DPRD Kota Medan.

Gajah di pelupuk mata tidak tampak semut diseberang lautan tampak. Bagaimana DPRD Kota Medan bisa mengawasi Kota Medan dari Mafia Pasar, Mafia Parkir, Mafia Reklame dan Mafia IMB jika di rumahnya sendiri masih banyak Pejabat dan PNS yang bermental maling yang telah mengembalikan kerugian daerah dan melanggar Pakta Integritas untuk tidak korupsi?”
Situasi semakin memanas, seluruh mahasiswa bercucuran keringat dibawah teriknya panas matahari, Kurnia Ikhsan SH mengatakan kami akan melakukan Aksi lanjutan dan membawa massa yang lebih besar lagi membuktikan kami tidak tinggal diam dengan adanya kerugian daerah dalam pengadaan Baju Dinas Fiktif DPRD Kota Medan dan Aksi ini akan dilanjutkan ke Kejatisu.

Sambil membubarkan diri peserta Aksi menuju Kejatisu. Sesampainya di Kejatisu peserta Aksi diterima oleh Sumanggar Siagian Humas Kejatisu. Sumanggar Siagian berjanji akan menindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan Mahasiswa
Sambil mengakhiri aksi tersebut Faisal Siregar Ketua Umum Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumut akan membawa massa yang lebih besar lagi bila Kejatisu tidak menindaklanjuti temuan mereka.

Aksi ini berawal dari temuan adanya Belanja pengadaan Baju Dinas Fiktif yang menyebabkan kerugian daerah sebesar 120 juta pada pengadaan Belanja Pakaian Dinas di Sekretariat DPRD Kota Medan Tahun Anggaran 2016.(sms)

No comments:

Post a Comment