Simpan Sabu di Pispot Hidraulik, Penumpang Lion Air Ditangkap di Medan - Indometro Media

Berita Terbaru

Tuesday, August 7, 2018

Simpan Sabu di Pispot Hidraulik, Penumpang Lion Air Ditangkap di Medan

Baca Juga

image_title
Zulhemi, pelaku pembawa sabu seberat satu kilogram.
INDOMETRO.ID- Petugas Avsec Bandara Kualanamu Internasional Airport mengamankan seorang penumpang pesawat Lion Air yang baru tiba dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh. Ia kedapatan membawa narkoba dengan jenis sabu seberat 1 kilogram.


Berdasarkan informasi yang diperoleh VIVA, penumpang pembawa sabu itu bernama Zuhelmi, warga Aceh. Pelaku adalah penumpang pesawat Lion Air JT 305 dari Banda Aceh, transit di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, dengan tujuan Bandara Juanda, Surabaya.

"Zuhelmi diamankan Selasa petang, 7 Agustus 2018, sekitar Pukul 18.00 WIB dengan membawa narkotika diduga jenis sabu sabu yang ditaruh dalam sparepart pispot hidraulik seberat 1 kilogram," ucap Branch Communication and Legal Manager Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto kepada VIVA, Rabu pagi, 8 Agustus 2018.
Pria berusia 30 tahun itu menjadi kurir. Zuhelmi akan mendapatkan upah setelah sabu tersebut tiba di Bandara Juanda dan sudah ada yang akan menjemput benda mematikan itu.

"Bersangkutan merupakan kurir yang nantinya akan dibayar oleh penerima barang setibanya di Bandara Juanda, Surabaya. Penyelundupan sabu-sabu dengan menggunakan media sparepart pispot hidraulik merupakan modus operandi baru," jelas Wisnu.
yle="background-color: white; font-family: "georgia" , "times new roman" , serif;">

Ironisnya, Zulhemi lepas dari pemeriksaan petugas di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, meski ia membawa sabu sampai 1 kilogram. Meski petugas di Bandara tersebut mengetahui apa yang dibawa oleh penumpang Lion Air dan tidak langsung ditangkap.

"Bersangkutan diamankan oleh Avsec Bandara Kualanamu berdasarkan informasi dan koordinasi dari petugas Avsec Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, setelah mendapat informasi bersangkutan diamankan ketika transit," tutur Wisnu.(vv)

No comments:

Post a Comment