![]() |
| Siswa SMAN 1 Lhoksukon Muhammad Reza dan Hijjatul Amarlina tampil di panggung utama Milad Samudra Pasai ke 800 di Lapangan Landeng Aceh Utara kampanye Sekolah Adiwiyata |
Aksi nyata yang berlangsung Jumat (11/9/2026) sore ini menjadi panggung keberlanjutan bagi para siswa untuk menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan hijau.
"Hubungan sejarah yang kuat dan pelestarian lingkungan adalah kombinasi penting untuk membangun generasi masa depan yang peduli pada bumi," tegas Kepala SMAN 1 Lhoksukon, Zulkifli, S.Pd., M.Pd.
Dimotori oleh Tim Adiwiyata di bawah komando Khairitia Mardiani, S.Pd., dan Cut Nilawati, S.IP., gerakan ini menyasar lima pilar utama transformasi lingkungan:
- Sanitasi & Drainase: Aksi Jumat Bersih, pembersihan parit cegah banjir dan nyamuk, serta penyediaan fasilitas cuci tangan di setiap kelas.
- Keanekaragaman Hayati: Penanaman pohon peneduh, pembuatan apotek hidup, dan edukasi pohon berlabel nama latin.
- Pengelolaan Sampah Modern: Pemilahan sampah, pembuatan kompos, aktivasi Bank Sampah, hingga gerakan radikal diet plastik lewat penggunaan tumbler.
- Konservasi Energi: Efisiensi listrik massal, maksimalisasi cahaya alami, dan migrasi penuh ke lampu hemat energi LED.
- Konservasi Air: Pemanfaatan lubang biopori dan daur ulang air bekas wudu untuk penyiraman tanaman.
Langkah progresif ini menuai pujian hangat dari Pemerintah Daerah. Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Utara, Saiful Fata, melalui Tim Pembina Adiwiyata Syamsul Rizal, mengapresiasi konsistensi SMAN 1 Lhoksukon dan berharap aksi ini menjadi role model bagi seluruh sekolah di Aceh.




Posting Komentar untuk "Warisan Samudra Pasai: SMAN 1 Lhoksukon Kobarkan Aksi Hijau di Jantung Aceh Utara"