KETAPANG, KALBAR – INDOMETRO.ID — Di tengah kondisi cuaca kering dan minimnya curah hujan yang meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Kepolisian Resor Ketapang bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon pertolongan Allah SWT.
Kegiatan berlangsung di halaman Polres Ketapang, Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (5/9/2026) pagi. Ratusan jamaah turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan.
Salat Istisqa tersebut dihadiri Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., Sekda Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si., jajaran Pejabat Utama Polres Ketapang, personel kepolisian, serta sekitar 200 jamaah muslim dan muslimah dari lingkungan masyarakat.
Salat Istisqa dipimpin KH. Muhammad Dudung Basuni yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam suasana yang khidmat, para jamaah menundukkan diri dan memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan serta memberikan keselamatan bagi masyarakat dan lingkungan.
Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah. KH. Muhammad Dudung Basuni mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbanyak istighfar serta doa, sekaligus melakukan introspeksi terhadap perilaku manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Menurutnya, kondisi kekeringan tidak hanya menjadi persoalan alam, tetapi juga momentum bagi masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengatakan bahwa Salat Istisqa dan doa bersama merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan ancaman Karhutla.
Ia menegaskan, upaya spiritual tersebut berjalan beriringan dengan langkah nyata kepolisian dan seluruh pihak dalam melakukan pencegahan serta penanganan Karhutla.
“Kita terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan Karhutla. Namun, sebagai manusia kita juga berikhtiar secara spiritual dengan memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun dan kondisi cuaca di wilayah Ketapang kembali membaik,” ujar Kapolres.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para jamaah berharap hujan segera mengguyur wilayah Ketapang sehingga ketersediaan air dapat terjaga, risiko Karhutla dapat ditekan, kualitas lingkungan tetap terpelihara, dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.
Salat Istisqa ini menjadi pesan kuat bahwa menghadapi ancaman Karhutla bukan hanya membutuhkan kesiapsiagaan aparat, tetapi juga kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah kondisi kemarau.
Pablis:Irfan


Posting Komentar untuk "Polres Ketapang Gelar Salat Istisqa, Ratusan Jamaah Berdoa Memohon Hujan dan Terhindar dari Karhutla"