Pringsewu, indometro.id — Hujan abu vulkanik mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada akhir pekan ini. Kondisi tersebut mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Pringsewu mengambil langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari dampak paparan abu vulkanik.
Keluhan warga mulai bermunculan, mulai dari abu yang menempel di teras dan lingkungan rumah hingga mata terasa perih saat berkendara. Kecamatan Pringsewu disebut menjadi salah satu wilayah yang cukup banyak menerima laporan warga.
Merespons kondisi tersebut, Dinkes Pringsewu meminta seluruh UPTD Puskesmas di setiap kecamatan segera berkoordinasi dengan camat untuk melakukan pembagian masker kepada masyarakat yang terdampak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, Ali Subagiyo, meminta jajaran puskesmas bergerak cepat melakukan langkah pencegahan, Minggu (06/09/2026).
Menurutnya, apabila persediaan masker di tingkat puskesmas membutuhkan tambahan, pihak puskesmas dapat berkoordinasi dengan bidang terkait di Dinkes Pringsewu.
Selain menyiapkan masker, Dinkes Pringsewu mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat untuk mengurangi risiko kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
Pertama, masyarakat diminta menggunakan masker, terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Kedua, warga dianjurkan menjaga kebersihan diri dengan segera mandi dan mencuci pakaian setelah beraktivitas di luar ruangan.
Ketiga, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah dan tetap berada di dalam ruangan yang aman apabila kondisi memungkinkan.
Keempat, warga diminta melindungi sumber udara dan makanan dengan memastikan pintu, jendela, serta makanan tertutup agar tidak terkontaminasi abu.
Kelima, abu yang menumpuk di lingkungan rumah dianjurkan dibersihkan menggunakan kain basah agar debu tidak kembali beterbangan.
Keenam, warga yang terpaksa melakukan aktivitas di luar rumah disarankan menggunakan kacamata pelindung untuk mencegah iritasi pada mata.
Dinkes juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai sejumlah gejala akibat paparan abu vulkanik, seperti batuk, sesak napas, mata merah atau terasa perih, hingga iritasi kulit.
Jika mengalami keluhan tersebut, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Dinkes Pringsewu juga mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah maupun instansi terkait.
Keselamatan masyarakat diminta menjadi prioritas, terutama selama aktivitas vulkanik dan penyebaran abu masih berlangsung.(*)


Posting Komentar untuk "Abu Vulkanik Mulai Selimuti Pringsewu, Dinkes Minta Warga Waspada"