Sergai, Indometro.id -
Kecelakaan lalu lintas kereta api kembali terjadi saat sebuah mobil minibus Avanza terhantam kereta api Siantar Ekspres di Jalan Perlintasan Sebidang Kereta Api Tanpa Palang Pintu, Desa Pon Dusun-V Peringgan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (27/8/2026) sekira pukul 16.30 WIB.
Kejadian berawal saat 1 unit Mobil Minibus Toyota All New Avanza (No. Reg.: B-2803-PZH) yang dikemudikan oleh Kevin Bryan datang dari arah Dusun-V Pringgan menuju Desa Pon/Desa Sei Bamban. Setibanya di TKP pada perlintasan sebidang tanpa palang pintu, pengemudi diduga menyeberang tanpa memperhatikan kedatangan Kereta Api Penumpang KA U103 Siantar Express (Lokomotif CC 2017708) dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Akibatnya, bodi samping kiri tengah mobil bertabrakan langsung dengan bagian depan kereta api.
Dari informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia 1 orang bernama Andriana (28) Penumpang Mopen yang mengalami pecah batok kepala, robek pada punggung kiri, bahu kiri, dan pantat. Meninggal di TKP dan dibawa ke RSU Melati Desa Pon. Dua lainnya, Kevin Bryan (23) Pengemudi Mopen mengalami luka memar lengan kanan dan trauma, berobat di RSU Melati Desa Pon dan Rifhando Nadeak (28) Penumpang Mopen mengalami luka lecet punggung tangan kiri, memar kaki, dan trauma, berobat di RSU Melati Desa Pon.
Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas antara mobil minibus dan kereta api penumpang di perlintasan tanpa palang pintu Desa Pon, yang mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.
"Kecelakaan berawal saat minibus bergerak dari arah Dusun V Pringgan menuju Desa Pon. Saat melintas di rel tanpa palang pintu, pengemudi diduga kurang memperhatikan kedatangan kereta api yang melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan, sehingga benturan pada sisi kiri kendaraan tidak terhindarkan," jelasnya.
Kasi Humas mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi rel kereta api tanpa palang pintu mau pun fasilitas keselamatan yang terbatas.
"Saat ini barang bukti kendaraan telah diamankan ke Pos Lantas Sei Bamban, dan pihak Unit Gakkum Satlantas Polres Sergai terus berkoordinasi dengan PT KAI untuk penanganan lebih lanjut. Kerugian materil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp20 juta," tutupnya.
(IY)




Posting Komentar untuk "Mobil Terhantam Kereta Api di Sergai, Satu Penumpang Tewas dan Dua Luka-luka"