Reduce bounce ratesindo Festival Budaya Robo-Robo 2026 Ketapang: Merawat Tradisi, Mengenang Sejarah Opu Daeng Manambon - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Festival Budaya Robo-Robo 2026 Ketapang: Merawat Tradisi, Mengenang Sejarah Opu Daeng Manambon

KETAPANG-KALBAR-INDO METRO. Festival Budaya Robo-Robo 2026 kembali menjadi salah satu momentum penting dalam pelestarian tradisi dan kebudayaan masyarakat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Digelar pada Agustus 2026, kegiatan budaya ini menghadirkan rangkaian tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun dan masih dipertahankan oleh masyarakat hingga kini.

Robo-Robo merupakan tradisi yang dilaksanakan pada Rabu terakhir bulan Safar dalam penanggalan Hijriah. Bagi masyarakat yang menjalankannya, tradisi tersebut bukan sekadar kegiatan budaya, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah serta mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.


Rabu,12/7/2026

Dalam sejarah yang berkembang di tengah masyarakat, Robo-Robo dikaitkan dengan kedatangan Opu Daeng Manambon pada 1737. Peristiwa tersebut kemudian menjadi bagian penting dari ingatan sejarah dan budaya masyarakat, yang terus diwariskan dari generasi ke generasi melalui berbagai kegiatan tradisional.


Salah satu rangkaian utama Festival Budaya Robo-Robo adalah ritual tolak bala. Tradisi ini menjadi bentuk ikhtiar masyarakat dalam memanjatkan doa dan harapan agar senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta dijauhkan dari berbagai marabahaya.


Selain ritual adat, suasana festival juga diramaikan dengan tradisi makan bersama atau saprahan. Tradisi tersebut menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan dan semangat gotong royong. Masyarakat duduk bersama menikmati hidangan yang disajikan, tanpa membedakan latar belakang sosial.


Kehadiran pasar rakyat turut memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan Festival Budaya Robo-Robo 2026. Masyarakat tidak hanya dapat menyaksikan berbagai kegiatan budaya, tetapi juga menikmati kuliner tradisional serta berbagai produk dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.


Festival Robo-Robo juga memiliki nilai strategis dalam memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Ketapang kepada masyarakat luas. Pelaksanaan kegiatan secara konsisten diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, memahami, sekaligus ikut menjaga warisan budaya daerah.


Di tengah perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup masyarakat, keberadaan tradisi seperti Robo-Robo menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak harus menghilangkan akar budaya. Sebaliknya, budaya lokal dapat menjadi kekuatan identitas sekaligus potensi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.


Melalui Festival Budaya Robo-Robo 2026, masyarakat Ketapang kembali menunjukkan bahwa tradisi bukan sekadar peninggalan masa lalu. Tradisi dapat terus hidup ketika diwariskan, dirawat dan diberi ruang untuk berkembang sesuai dengan zaman.

Dengan semangat kebersamaan, Festival Robo-Robo diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga sejarah, memperkuat identitas budaya masyarakat Ketapang dan memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Barat kepada generasi mendatang.


Reporter: Irfan

Kaperwil-Kalbar: Sadran

Posting Komentar untuk "Festival Budaya Robo-Robo 2026 Ketapang: Merawat Tradisi, Mengenang Sejarah Opu Daeng Manambon"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?