Idi. Indometro. Id - Sebanyak enam orang siswa SMA Negeri 1 Julok Kabupaten Aceh Timur menempuh jarak ke sekolah beberapa kilometer dari rumah dengan berjalan kaki.
Mereka berjalan kaki ke sekolah karena memang tidak ada kendaraan di rumah dan berasal dari keluarga kurang mampu.
Hal itu disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Julok, Irmi, M.Pd kepada media ini, Rabu (5/8/2026) yang mengatakan ada enam orang siswanya berjalan kaki dari rumah ke sekolah karena tidak ada kendaraan.
Katanya, mereka berjalan kaki dari rumah ke sekolah dengan jarak tempuh 2 hingga 3 Km yang mengakibatkan mereka sering terlambat datang ke sekolah.
"Walau pun jarak antara rumah ke sekolah berjalan kaki, namun tidak meyurutkan semangat belajar mereka dalam meuntut ilmu," ujar Irmi.
Disampaikannya, sesekali mereka memang ada terlambat datang ke sekolah, dan itu sangat kita pahami karena harus menempuh jarak ke sekolah dengan berjalan kaki.
Irmi menuturkan, seandainya ada para dermawan atau pihak donatur yang membantu alat transportasi seperti sepeda, tentu semangat belajar mereka lebih meningkat lagi.
"Mereka memang membutuhkan alat transportasi seperti sepeda karena di samping mereka tidak memiliki kendaraan di rumah juga orang tua mereka berasal dari keluarga kurang mampu," tandas kepala sekolah.
Lebih lanjut Irmi menyebutkan, enam orang siswa itu adalah Romi, siswa kelas X anak dari Abdul Halim dan Yusnilawati, pekerjaan ayah sebagai buruh Buruh dan ibu IRTdengan jarak tempuh dari rumah ke sekolah sampai 5 Km, beralamat di Desa Mane Ramphak Kecamatan Julok.
Kemudian, Zulu Zaura Safha, siswa kelas X, nama ayah Safwani pekerjaannya sebagai petani, nama ibu Halimah Toun Sa’diah pekerjaannya sebagai IRT jarak tempuh dari rumah ke sekolah 2 Km, alamatnya di Desa Blang Mideun, Dusun Tgk Luthan Kecamatan Julok.
Selanjutnya, Alya Mukhbita, siswi kelas XlI anak dari Mahdian pekerjaannya tukang dan Nurasiah sebagai IRT, jarak tempuh dari rumah ke sekolah 2 Km, alamtnya di Desa Blang Pauh Dua Kecamatan Julok.
Beikutnya,, Humaira siswi kelas X anak dari Bachtiar pekerjaannya petani dan Aminah seorang IRT, jarak tempuh ke sekolah lebih kurang 2 Km, tinggal di Desa Mane Rampak Kecamatan Julok.
Seterusnya, Nazatul, siswa kelas X, nama ayahnya Hanapiah Kaoi pekerjaannya sebagai petani, nama ibunya Nuraini sehari-hari dengan pekerjaan IRT. Jarak tempuh dari rumah ke sekolah 3 Km beralamat di Desa Mane Rampak Kecamatan Julok.
Terakhir, Khairul Walad, siswa kelas XII, anak dari Iskandar pekerjaannya petani dan Hadian selaku IRT. Jarak tempuh dari rumah ke sekolah 3 Km, tempat tinggal di Desa Buket Panyang Kecamatan Julok.(*)



Posting Komentar untuk "Berjalan Kaki ke Sekolah, Enam Siswa SMAN 1 Julok Butuh Sepeda"