Kedatangannya bukan sekadar formalitas. Puluhan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan elemen keluarga besar yang mengiringi langkahnya menjadi sinyal kuat bahwa Ipendri datang dengan legitimasi dukungan rakyat yang solid.
Pihak PPWN Muaro Kiawai Hilir mengonfirmasi kelengkapan administratif Ipendri.
"Kami telah menerima berkas pencalonan saudara Ipendri. Kami mengapresiasi beliau telah melengkapi prosedur administratif. Ini adalah langkah awal dalam menyukseskan pesta demokrasi di nagari kita," ujar perwakilan PPWN.
Bagi Ipendri, Sekretaris Nagari yang juga dikenal sebagai penggiat advokasi dan organisasi ini, pencalonannya adalah sebuah gerakan moral. Ia menegaskan tidak ingin terjebak dalam retorika janji manis yang kerap mengecewakan masyarakat.
"Hari ini masyarakat sudah cerdas. Mereka rindu pemimpin yang bertahta di atas hati umat. Saya tidak perlu menebar janji manis, biarkan rekam jejak pengabdian saya selama ini yang berbicara kepada warga," cetus Ipendri lugas usai menyerahkan berkas.
Dukungan publik terhadap Ipendri pun kian mengeras. Anton, perwakilan tokoh pemuda, menegaskan bahwa warga sudah membutuhkan pemimpin yang teruji, bukan sekadar calon yang hanya coba-coba.
"Pak Ipendri bukan orang baru. Beliau tahu persis mana kebutuhan prioritas dan mana yang hanya sekadar seremoni. Ini pemimpin yang sudah teruji di lapangan, bukan kaleng-kaleng," ujar Anton.
Testimoni serupa datang dari tokoh masyarakat, Buya Zulman, yang menilai integritas Ipendri sudah diuji oleh waktu.
"Beliau sudah berdarah-darah mengabdikan diri untuk nagari ini. Ketulusannya teruji," tegasnya.
Bahkan, restu adat pun dikunci dengan kuat oleh Masri Imam Bosa, Niniak Mamak setempat. Menurutnya, kapasitas Ipendri yang menguasai hukum dan adat adalah paket lengkap yang dibutuhkan Muaro Kiawai Hilir saat ini.
"Pemimpin harus jadi penyambung lidah dan pengayom. Kami melihat kapasitas itu pada diri Ipendri. Beliau paham adat, paham hukum, dan paham kebutuhan kaum," tegas Masri.
Ipendri menutup pendaftaran dengan pesan yang menohok soal amanah jabatan.
"Mari kita sukseskan Pilwana badunsanak. Bagi saya jabatan adalah amanah. Jika warga Muaro Kiawai Hilir memberi kepercayaan, saya siap melakukan perubahan nyata melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel. Mari kita kembalikan marwah nagari ini ke tangan yang tepat," pungkas Ipendri.***




Posting Komentar untuk "Pilwana Muaro Kiawai Hilir: Ipendri Hadir, Akhiri Era "Janji Manis" dengan Bukti Nyata"