Pastikan OTSUS 2026 tepat sasaran untuk pendidikan,DPRK turlap di SMA.N 1 Elelim,Kabupaten Yalimo Provinsi Papua Pegunungan hari Jumad,( 17/7)
Elelim, Indometro.Id – Komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Yalimo dalam mengawal penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 terus ditunjukkan melalui kegiatan monitoring lapangan.
Pada Jumat (17/7/2026), Tim Monitoring DPRK Yalimo melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo untuk memastikan seluruh program yang dibiayai Dana Otsus berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan transparan.
Kunjungan tersebut diterima oleh Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo, Sandhy Nataniel Linting, ST, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Paul Yare, S.Pd.
Dalampemaparannya, pihak dinas menjelaskan perkembangan sejumlah proyek fisik yang saat ini sedang maupun telah dikerjakan.
Beberapa kegiatan yang menjadi fokus monitoring antara lain Pembangunan MCK SD Bulmu dengan pagu anggaran Rp546.120.000 yang telah selesai 100 persen.
Selanjutnya Rehabilitasi TK Bulmu dengan pagu anggaran Rp1.004.133.932 yang baru mencapai 30 persen.
Selain itu, Pembangunan Ruang Tata Usaha SD Negeri 1 Elelim dengan pagu anggaran Rp1.385.078.400 telah mencapai 60 persen. Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan usulan agar pemerintah membangun pagar sekolah guna meningkatkan keamanan lingkungan pendidikan dan melindungi aset sekolah.
Tim monitoring juga meninjau Rehabilitasi Laboratorium IPA SMA Negeri 1 Elelim dengan pagu anggaran Rp800.582.400, serta Pembangunan Tiga Ruang Kelas Baru senilai Rp2.982.544.261. Kedua pekerjaan tersebut dilaporkan telah mencapai progres sekitar 70 persen.
Dalam monitoring tersebut, Anggota DPRK Yalimo, Edison Peyon, SH, memberikan perhatian khusus terhadap aspek transparansi pelaksanaan proyek.
Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan pembangunan yang menggunakan dana pemerintah wajib memasang papan nama proyek di lokasi pekerjaan.
Menurutnya, papan nama proyek merupakan bentuk keterbukaan informasi publik yang memuat identitas pekerjaan, nilai anggaran, sumber pendanaan, pelaksana kegiatan, dan waktu pelaksanaan sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas proyek yang sedang dikerjakan.
"Jangan ada lagi proyek yang dikerjakan tanpa papan nama. Transparansi adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.
Dengan adanya papan proyek, masyarakat juga bisa ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan," tegas Edison Peyon.
Monitoring ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRK Yalimo terhadap penggunaan Dana Otsus Tahun Anggaran 2026.
Melalui kegiatan tersebut, DPRK ingin memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan pembangunan sarana-prasarana sekolah di Kabupaten Yalimo.
DPRK Yalimo berharap seluruh pekerjaan yang masih berjalan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan mutu pekerjaan.
Masukan dari sekolah, seperti kebutuhan pembangunan pagar sekolah, juga diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Yalimo dalam penyusunan program pembangunan berikutnya.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan, DPRK Yalimo menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan Dana Otsus berlangsung transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan serta masyarakat Kabupaten Yalimo..(ST/DI).



Posting Komentar untuk "DPRK Yalimo Awasi Ketat Dana Otsus Pendidukan ,Edison Peyon : Semua Proyek Harus Dipasang Papan Nama."