Reduce bounce ratesindo CFN Desa Wonosari Upaya Hidupkan Budaya dan UMKM - Indometro Media
banner image

CFN Desa Wonosari Upaya Hidupkan Budaya dan UMKM

Bengkalis, Indometro.id - Ribuan warga berdatangan memadati  kawasan Gedung Koperasi Merah Putih Wonosari Tengah saat pentas Kuda Lumping menutup rangkaian Car Free Night (CFN) Bermasa Wonosari Tengah, Sabtu (30/5/2026).

Atraksi seni tradisional Kuda Lumping tampil sebagai magnet utama malam penutupan. Pertunjukan budaya yang sarat nilai tradisi itu sukses memukau penonton dan menghadirkan suasana semarak hingga akhir acara.

Kegiatan yang digagas DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis bersama Pemerintah Desa Wonosari dan Bengkalis Event Organizer (BEO) tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Dibuka pada 29 Mei 2026, kawasan kegiatan terus dipadati pengunjung. Beragam agenda digelar, mulai dari Car Free Night (CFN), bazar UMKM, hiburan musik, hingga pertunjukan budaya yang mampu menarik perhatian berbagai kalangan.

Tingginya jumlah pengunjung turut berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Stan UMKM yang berpartisipasi ramai dikunjungi warga selama dua hari pelaksanaan kegiatan.

Sejumlah tokoh daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya perwakilan Kodim 0303 Bengkalis, Polres Bengkalis, Camat Bengkalis, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri, Ketua DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis Jumadi, serta Ketua Panitia Pelaksana M. Ridwan bersama jajaran panitia.

Ketua DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis, Jumadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasinya untuk memperkenalkan diri lebih dekat kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, PW MOI hadir dengan semangat kolaboratif dan berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui peran media yang profesional, independen, dan konstruktif.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini, termasuk Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Desa Wonosari, Bengkalis Event Organizer (BEO), para sponsor, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik dan aman," ujar Jumadi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, M. Ridwan, menilai suksesnya kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Desa, sponsor, pelaku UMKM, dan masyarakat.

"Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak hari pertama. Mulai dari Car Free Night (CFN), bazar UMKM, hiburan musik, hingga pentas Kuda Lumping, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan memberikan manfaat bagi pelaku UMKM lokal. Ini membuktikan bahwa kolaborasi yang baik mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," kata M. Ridwan.

Ia berharap sinergi antara PW MOI Kabupaten Bengkalis, pemerintah desa, sponsor, dan masyarakat dapat terus berlanjut melalui kegiatan serupa di masa mendatang.

"Kegiatan seperti ini layak menjadi agenda rutin karena mampu melestarikan budaya, mempererat silaturahmi, dan menggerakkan ekonomi masyarakat," tutupnya.

Perhelatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas budaya mampu menghadirkan ruang publik yang hidup, memperkuat pelestarian budaya lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Bengkalis.**

Posting Komentar untuk "CFN Desa Wonosari Upaya Hidupkan Budaya dan UMKM"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?