Tulungagung –Indometro.id-Pagelaran Langen Tayub menjadi puncak kemeriahan dalam rangkaian Bersih Desa Gesikan yang digelar pada Senin malam pukul 20.00 WIB di Dusun Kedungdowo. Tradisi seni yang sarat nilai budaya ini sukses menarik perhatian warga yang memadati lokasi acara.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Pakel, unsur Muspika Kecamatan Pakel, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, panitia acara, serta masyarakat Desa Gesikan yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai.
Pagelaran Langen Tayub yang dipadukan dengan iringan musik campursari menghadirkan suasana khas Jawa yang hangat dan penuh kebersamaan. Interaksi antara penari dan penonton menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus mencerminkan kuatnya ikatan sosial masyarakat desa.
Kepala Desa Gesikan, H. Nurhadi Setiawan, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam setiap kegiatan desa. Ia berharap semangat gotong royong dan kerukunan terus ditingkatkan demi kemajuan desa.
“Harapan kami, masyarakat Desa Gesikan terus saling gotong royong dan menjaga kerukunan. Dengan kebersamaan, setiap kegiatan desa dapat berjalan lancar dan membawa kebaikan bagi semua,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang telah hadir serta berpartisipasi dalam menyukseskan acara. Menurutnya, rangkaian Bersih Desa ini merupakan wujud nyata kebersamaan warga dalam melestarikan tradisi sekaligus memperkuat ikatan sosial.
Rangkaian Bersih Desa Gesikan masih akan berlanjut pada Selasa malam dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Balai Desa Gesikan, menghadirkan dalang Sun Godrong serta bintang tamu Jo Klitik–Jo Klutuk.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai gotong royong, kerukunan, dan kecintaan terhadap budaya lokal terus tumbuh dan terjaga di tengah masyarakat.(AG




Posting Komentar untuk "Pagelaran Langen Tayub Meriahkan Bersih Desa Gesikan di Dusun Kedungdowo, Dilanjut Wayang Kulit Semalam Suntuk"