Banda. Aceh. Indometro. Id - Literasi Aceh kembali mencatatkan karya yang membanggakan di level Asia Tenggara, pasalnya buku berjudul "Kampoeng Peunayong" karya Indra Mardiani MPd, guru MIN 11 Banda Aceh kini resmi menjadi bagian dari koleksi perpustakaan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Brunei Darussalam.
Pencapaian luar biasa ini merupakan hasil kolaborasi dengan Syaira Sayyida, mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang berperan ganda sebagai "penerjemah sekaligus ilustrator" buku tersebut.
Penulis buku Kampoeng Peunayong, Indra Mardiani kepada media ini, Senin (27/4/2026) mengatakan, Syaira Sayyida juga merupakan sosok yang menyerahkan langsung buku ini kepada pihak perpustakaan dalam rangkaian kegiatan Integrated Academic Mobility Program di Brunei Darussalam.
Katanya, buku Kampoeng Peunayong merupakan karya literasi edukatif yang mengangkat kisah hangat tentang interaksi sosial dan nilai kemanusiaan dengan latar kawasan bersejarah di Aceh.
"Melalui karakter utamanya, pembaca diajak menyelami keseharian yang penuh makna, mulai dari dinamika membantu orang tua hingga pentingnya semangat belajar," ujar Indra Mardiani yang lebih akrab dengan panggilan Iin.
Iin menjelaskan, keunggulan utama buku ini terletak pada kemasannya yang bilingual, menggabungkan Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab sentuhan visual artistik dari Syaira Sayyida.
Selanjutnya ia mengungkapkan, Syaita Sayyida bisa membuat ilustrasi berwarna dan karakter animasi yang cantik, menjadi daya tarik khusus bagi anak-anak, membuat pesan moral dalam cerita tersampaikan dengan cara yang sangat menarik dan mudah dipahami.
Dituturkannya, kualitas karya ini mendapat apresiasi langsung dari Hajah Fatimah Haji Dullah, selaku Pembantu Perpustakaan Tingkat 1 UNISSA.
"Ia memuji penggunaan dua bahasa yang memudahkan pemahaman sekaligus keindahan visual buku tersebut sebagai daya tarik utama bagi pembaca muda," kata Iin.
Dikatakannya, buku ini sangat menarik karena memudahkan anak-anak memahami alur cerita sambil belajar bahasa Arab.
"Ilustrasi kartun dan perpaduan warnanya sungguh indah dan cantik, yang tentu menjadi daya tarik utama bagi pembaca, khususnya anak-anak," ucap Iin yang disampaikan oleh Hajah Fatimah.
Selaku penulis Iin menyatakan, rasa bangga sekaligus terharu melihat karya sederhana yang di terjemahkan dan ilustrasi dengan apik oleh Syaira, kini dapat diakses secara nasional dan negara di kawasan Asia Tenggara.
Iin menambahkan, keputusan untuk mewakafkan buku ini ke Perpustakaan UNISSA diharapkan dapat mempererat hubungan literasi antarnegara serumpun dan menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berkarya.
Sementara itu Syaira Sayyida mengungkapkan, momen penyerahan buku ini di UNISSA adalah perwujudan dari impian yang menjadi kenyataan.
"Alhamdulillah, sebuah kebahagiaan dan kehormatan ketika buku ini diterima dengan hangat. Ada rasa haru dan syukur, semoga buku ini memberi manfaat, menginspirasi, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir," ungkap mahasiswa UIN Ar-Raniry tersebut," pungkas Syaira.(*)



Posting Komentar untuk "Buku "Kampoeng Peunayong" Resmi Menjadi Koleksi Perpustakaan UNISSA Brunei Darussalam"