Wali Kota Tanjungbalai paparkan prioritas utama pembangunan, fokus pada ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, serta peningkatan kualitas SDM.
TANJUNG BALAI, Indometro.id -
Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tahun 2027.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, pada Kamis (12/02/2026). Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim didampingi Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Asisten Perekonomian dan pembangunan Setdaprovsu, M Armand Effendy Pohan membuka secara resmi Musrenbang RKPD 2027.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin menyampaikan sejumlah hal yang menjadi penjabaran Visi dan Misi Tanjungbalai tahun 2025-2029. "Angka Kemiskinan turun dari 11,97% ke 10,67% dan IPM meningkat dari 75,95 poin menjadi 76,70 poin. Ini merupakan capaian yang cukup baik dan akan terus kita upayakan," Ujar Mahyaruddin.
Wali Kota Mahyaruddin mengajak jajaran OPD Pemko Tanjungbalai menyatukan persepsi dalam merumuskan arah pembangunan tahun 2027 yang fokus terhadap pembangunan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
Sesuai program Prioritas Pembangunan Utama (PPU) yang tertuang dalam PJMD 2025–2029, Wali Kota memaparkan 15 PPU. Diantaranya adalah ASN berkualitas dan berintegritas, Regulasi adaptif dan partisipatif, Digitalisasi Pelayanan Publik, Penataan Kota yang nyaman dan Inklusif.
Wali Kota juga menekankan pentingnya percepatan ekonomi daerah berorientasi pada potensi lokal. "Penguatan ekonomi ini tentu harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan, peningkatan mutu pendidikan, dan perluasan akses layanan kesehatan yang lebih inklusif," katanya.
Fokus pembangunan kota Tanjungbalai tahun 2027 adalah Percepatan pemulihan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas SDM berbasis potensi lokal dan indusivitas. Wali Kota berharap agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjalin kerjasama dan bersinergi dalam menentukan berbagai program kegiatan masing-masing OPD.
Gubernur Sumatera Utara diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, M.Armand Effendy Pohan, menyatakan penyusunan RKPD 2027 Kota Tanjungbalai harus disesuaikan dengan RPJMD Provinsi dan sijalan dengan program strategis nasional Astacita Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Pertumbuhan ekonomi dan hasil pembangunan bidang pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur harus dirasakan masyarakat, khususnya di daerah bencana, pesisir dan daerah yang tingkat kemiskinan tinggi," kata M. Armand Effendy Pohan.
Ia menambahkan, dalam meningkatkan pembangunan ekonomi, pemerintah daerah Kabupaten/Kota harus mampu menyediakan lapangan kerja kepada masyarakat. Intervensi pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur juga otomatis akan menopang ekonomi rakyat.
Kepala Bapperida Pemkot Tanjungbalai, Mariani mengatakan, Musrenbang RKPD dilaksanakan untuk mendorong terbangunnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil.
"Musrenbang RKPD menjadi instrumen penting dalam mewujudkan good governance, karena prosesnya mengedepankan keterbukaan, akuntabilitas, serta partisipasi publik," kata Mariani.
Musrenbang RKPD Tanjungbalai kali ini menghadirkan narasumber dari Bapelitbang Provinsi Sumut, Okotavia Siska Yanti selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia.
Peserta Musrenbang RKPD berasal dari unsur Forkopimda, Kepala OPD dan Instansi vert, TP PKK, Camat, Lurah, Tokoh Masyarakat dan Agama, Akademisi, Wartawan dan LSM.
Dengan adanya Musrenbang RKPD, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembangunan di Kota Tanjungbalai. Wali Kota Mahyaruddin berharap agar hasil Musrenbang RKPD dapat menjadi dasar penyusunan program pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Kabiro)





Posting Komentar untuk "Tanjungbalai EMAS: Wali Kota Paparkan Prioritas Utama Pembangunan"