Reduce bounce ratesindo Polri Fasilitasi Petani Jagung dengan KUR dan Penyerapan Bulog - Indometro Media

Polri Fasilitasi Petani Jagung dengan KUR dan Penyerapan Bulog

 

Polri fasilitasi petani jagung dengan KUR dan penyerapan Bulog, bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional dan kesejahteraan petani. Harga jagung dijamin minimal Rp6.400/kg sesuai HPP Bulog

TANJUNG BALAIIndometro.id  -

Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak.

Rakor ini dipimpin oleh Karobinkar SSDM Polri, Brigjen Langgeng Purnomo, dan diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, pada Jumat (06/02/2026).

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi," ujar Brigjen Langgeng.

Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara.

Danang Andi Wijanarko, senior vice president BRI, menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Polri juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga melalui kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI 217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.

"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog," ujar Brigjen Langgeng.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional.

Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026.

Kegiatan ini merupakan bukti komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dengan demikian, Polri terus berupaya meningkatkan produksi jagung nasional dan memperbaiki taraf hidup petani jagung Indonesia.

  (Kabiro)

Posting Komentar untuk "Polri Fasilitasi Petani Jagung dengan KUR dan Penyerapan Bulog"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?