Reduce bounce ratesindo Warga terdampak akan surati pihak perusahaan yang membangun menara tower telekomunikasi karna tak penuhi kewajiban. - Indometro Media

Warga terdampak akan surati pihak perusahaan yang membangun menara tower telekomunikasi karna tak penuhi kewajiban.


 MERANGIN-indometro.id  terkait dengan ada nya pembangunan menara tower telekomunikasi XL di Desa simpang limbur yang menurut para warga terdampak belum memenuhi kewajiban nya kepada para warga yang terdampak.

Menurut warga yang terdampak berinisial TN , hal ini sudah di sampai kan secara lisan kepada kadus  setempat terkait dengan keamanan, kesehatan, dan kompensasi agar di sampai kan kepada pihak perusahaan yang membangun menara tower XL  tersebut. 

Ironis nya sampai saat ini belum ada resvon positiv dari Pak kadus dan juga pihak perusahaan tersebut. 

Maka dari itu berdasar kan aturan mendiri kan tower /menara telekomunikasi (provider/operator) wajib memenuhi serangkaian  aturan hukum dan sosial terhadap warga yang terdampak, aturan ini meliputi aspek legalitas, keselamatan, serta kompensasi sosial ekonomi.

Disini kuat dugaam pihak perusahaan yang membangun tower / menara telekomunikasi di desa simpang limbur ini kangkangi beberapa item yang tertuang dalam aturan mendiri kan tower telekomunikasi.

Maka dari itu para warga terdampak berjumlah 13 oramg akan surati pihak perusahaan yang membangun tower /menara komunikasi tersebut untuk dapat memenuhi kewajiban nya terhadap para warga yang terdampak.

Disini juga para warga yang terdampak berharap kepada pihak pemerintah desa simpang limbur dan Bpk camat Pamenang barat agar dapat mediasi kan para warga yang terdampak dengan pihak perusahaan yang membangun tower /menara telekomunikasi XL tersebut agar permasalahan ini bisa menemukan solusi terbaik terkait aturan dan kewajiban...agar tercifta nya ke amanan dan kenyamanan bersama. (Yzd).

Posting Komentar untuk "Warga terdampak akan surati pihak perusahaan yang membangun menara tower telekomunikasi karna tak penuhi kewajiban."

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?